2-Hydroxy-3-methoxybenzyl Alcohol dengan nomor CAS 4383-05-5 adalah senyawa aromatik yang membawa tiga gugus fungsi sekaligus pada satu cincin benzena, yaitu gugus hidroksil fenolik, gugus metoksi, dan gugus benzil alkohol. Susunan ini menjadikannya building block yang kaya kemungkinan reaksi bagi peneliti kimia organik. Pola substitusi hidroksi-metoksi pada cincin aromatik merupakan motif yang sangat dikenal dalam kimia bahan alam, khususnya pada senyawa turunan lignin dan berbagai fenilpropanoid yang banyak dipelajari di laboratorium riset.
Karakteristik yang membuat senyawa ini bernilai adalah keberadaan tiga gugus dengan reaktivitas berbeda dalam satu kerangka kecil. Gugus benzil alkohol bersifat lebih nukleofilik dan mudah dioksidasi menjadi aldehida, gugus fenol dapat mengalami deprotonasi dan berperan dalam reaksi eterifikasi maupun kopling oksidatif, sedangkan gugus metoksi bertindak sebagai pendonor elektron yang memengaruhi orientasi substitusi aromatik. Kedekatan posisi gugus hidroksil dan metoksi juga membuka kemungkinan pembentukan ikatan hidrogen intramolekul yang memengaruhi konformasi dan sifat spektroskopi senyawa. Kemurnian tingkat reagen TCI membantu menjaga reprodusibilitas hasil sintesis.
Laboratorium di Indonesia menggunakan senyawa dengan pola substitusi seperti ini pada penelitian kimia bahan alam, riset valorisasi lignin dan biomassa yang berkembang seiring melimpahnya bahan baku pertanian dan perkebunan, serta penelitian antioksidan berbasis senyawa fenolik. Kemasan 1 gram dan 5 gram memudahkan kelompok riset melakukan optimasi reaksi tanpa membebani anggaran pengadaan bahan.
- Penelitian model senyawa lignin, karena pola substitusi hidroksi dan metoksi pada cincin aromatik meniru unit guaiasil yang menjadi penyusun utama struktur lignin.
- Sintesis senyawa fenolik bioaktif, sebab gugus fenol bebas merupakan pusat aktivitas antioksidan yang banyak dikaji pada penelitian bahan alam dan farmasi.
- Prekursor pembuatan aldehida aromatik, mengingat gugus benzil alkohol dapat dioksidasi secara selektif menjadi gugus aldehida menggunakan berbagai reagen oksidator terkendali.
- Substrat uji reaksi enzimatik oksidatif, karena senyawa fenolik semacam ini sering dipakai untuk menguji aktivitas enzim lakase maupun peroksidase di laboratorium bioteknologi.
- Bahan awal sintesis turunan benzil eter dan ester, sebab dua gugus hidroksil yang berbeda sifatnya memungkinkan strategi proteksi dan fungsionalisasi selektif bertahap.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 4383-05-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya dan udara |
Senyawa fenolik ini sebaiknya disimpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung serta paparan udara berlebih, karena gugus fenol bebas rentan mengalami oksidasi perlahan yang dapat menimbulkan perubahan warna. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Lakukan penimbangan di lemari asam atau area berventilasi baik menggunakan spatula kering dan bersih. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan. Tutup kembali wadah segera setelah pengambilan bahan, dan kelola sisa bahan maupun limbah pelarut melalui prosedur penanganan limbah kimia yang berlaku di laboratorium.
—
