Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 629-90-3

Heptadecanal TCI H1295

Heptadecanal TCI H1295

Identitas Kimia

No. CAS
629-90-3
PubChem
CID 71552·SID 125307919
Rumus molekul
C17H34O
Berat molekul
254.5 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
heptadecanal
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCC=O
InChIKey
PIYDVAYKYBWPPY-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 7.659.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 7.659.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1295 Heptadecanal adalah aldehida alifatik jenuh berantai lurus dengan tujuh belas atom karbon, yang termasuk kelompok aldehida lemak rantai panjang. Di laboratorium ilmu hayati, senyawa ini berperan sebagai bahan acuan dan bahan baku untuk studi lipid, khususnya kelompok aldehida lemak yang muncul sebagai produk antara metabolisme lipid, hasil degradasi plasmalogen, maupun komponen dalam kajian kimia ekologi. Jumlah karbon ganjil pada rantainya membuat senyawa ini sering dimanfaatkan sebagai penanda yang mudah dibedakan dari aldehida lemak berkarbon genap yang lebih melimpah secara alami.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah sifat amfifil ringan berupa rantai hidrokarbon panjang yang sangat hidrofobik dipadu gugus karbonil aldehida yang reaktif. Kombinasi ini memungkinkan senyawa larut baik dalam pelarut organik seperti heksana, kloroform, dan etanol, sekaligus siap mengikuti reaksi kondensasi, reduksi menjadi alkohol lemak, oksidasi menjadi asam lemak, maupun pembentukan turunan oksim dan hidrazon untuk keperluan derivatisasi analitik. Gugus aldehida rantai panjang juga menjadi titik tangkap yang berguna ketika peneliti perlu menandai atau menstabilkan analit sebelum dianalisis dengan kromatografi gas maupun spektrometri massa.

Di Indonesia, bahan ini banyak dicari oleh laboratorium biokimia, pangan, dan farmasi di perguruan tinggi serta lembaga riset yang menekuni profil lipid, oksidasi lemak, dan pengembangan metode analisis. Kemasan satu gram cocok untuk pembuatan larutan induk, kurva kalibrasi, serta pengujian metode dalam skala penelitian tanpa menyisakan bahan berlebih yang berisiko menurun mutunya selama penyimpanan panjang.

Brosur TCI (PDF)

  • Standar analitik lipidomik: dipakai menyiapkan larutan baku untuk kalibrasi kromatografi gas dan spektrometri massa pada analisis aldehida lemak rantai panjang.
  • Studi metabolisme plasmalogen: menjadi senyawa acuan untuk menelusuri jalur pembentukan dan penguraian eter lipid pada sampel biologis secara terukur.
  • Bahan baku sintesis turunan lipid: gugus aldehida mudah diubah menjadi alkohol, asam, amina, atau alkena melalui reaksi kondensasi terarah.
  • Penelitian kimia ekologi serangga: aldehida rantai panjang dikaji sebagai komponen semiokimia sehingga senyawa ini berguna sebagai pembanding struktur berkarbon ganjil.
  • Uji derivatisasi analitik: direaksikan dengan reagen karbonil selektif untuk mengembangkan metode deteksi aldehida dalam matriks lipid yang kompleks.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog H1295
Nomor CAS 629-90-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik mengikuti keterangan pada lembar data dan Certificate of Analysis resmi TCI
Penyimpanan disarankan pada suhu rendah, terlindung cahaya dan udara, sesuai anjuran label produsen

Aldehida rantai panjang rentan terhadap oksidasi udara, sehingga wadah sebaiknya disimpan tertutup rapat di lemari pendingin laboratorium sesuai anjuran produsen dan dibiarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi kondensasi uap air pada isi wadah. Gunakan vial kaca gelap bertutup sisipan politetrafluoroetilena untuk larutan induk, dan pertimbangkan pembilasan ruang kosong wadah dengan gas nitrogen atau argon setelah pengambilan. Penimbangan dilakukan dengan spatula bersih dan kering di dalam lemari asam. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup uapnya. Catat tanggal pembukaan dan siapkan larutan kerja dalam jumlah kecil agar kesegaran bahan terjaga.

—