Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3470-50-6

6-Hydroxy-1-tetralone TCI H1335

6-Hydroxy-1-tetralone TCI H1335

Identitas Kimia

No. CAS
3470-50-6
PubChem
CID 4679494·SID 160871086
Rumus molekul
C10H10O2
Berat molekul
162.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
6-hydroxy-3,4-dihydro-2H-naphthalen-1-one
SMILES
C1CC2=C(C=CC(=C2)O)C(=O)C1
InChIKey
FNSQPQKPPGALFA-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.696.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.696.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1335 dengan nomor CAS 3470-50-6 adalah 6-Hydroxy-1-tetralone, sebuah keton bisiklik yang tersusun dari cincin benzena terfusi dengan cincin sikloheksanon serta membawa gugus hidroksi fenolik pada posisi enam. Kerangka tetralon merupakan motif struktural yang sangat penting dalam sintesis organik karena menjadi kerangka dasar banyak senyawa bioaktif, termasuk steroid sintetik, senyawa antidepresan, dan berbagai produk alam berinti poliaromatik. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai building block serbaguna yang dapat dielaborasi menjadi sistem cincin yang lebih besar melalui reaksi pada gugus keton maupun fenolnya.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kemudahan modifikasi pada dua sisi molekul yang berbeda karakter. Gugus keton pada cincin alifatik dapat mengalami reduksi menjadi alkohol, aminasi reduktif, kondensasi aldol, pembentukan enol eter, serta reaksi dengan pereaksi organologam, sedangkan posisi alfa terhadap keton mudah dialkilasi untuk membangun pusat kuaterner. Gugus hidroksi fenolik pada cincin aromatik memberikan titik proteksi dan deproteksi yang independen serta memungkinkan eterifikasi selektif, misalnya menjadi turunan metil eter atau triflat untuk reaksi penggandengan silang. Senyawa ini berbentuk padatan kristalin yang stabil sehingga praktis digunakan dalam pekerjaan multitahap.

Laboratorium Indonesia biasanya memanfaatkan senyawa ini di kelompok riset sintesis organik dan kimia medisinal, terutama yang mengembangkan senyawa kandidat obat berkerangka poliaromatik atau steroid. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan antara percobaan penjajakan rute dan sintesis berskala lebih besar untuk menyediakan senyawa antara bagi tahap berikutnya. Ukuran ini juga sesuai untuk kebutuhan praktikum lanjut dan penelitian tugas akhir yang memerlukan sintesis bertahap.

  • Bahan awal sintesis senyawa berkerangka steroid dan poliaromatik, karena inti tetralonnya sudah menyediakan dua cincin terfusi yang siap dielaborasi lebih lanjut.
  • Prekursor sintesis kandidat obat sistem saraf pusat, sebab kerangka tetralon tersubstitusi banyak dijumpai pada senyawa aktif golongan aminotetralin dan turunannya.
  • Substrat penelitian reduksi asimetris keton, karena gugus karbonilnya prokiral sehingga cocok untuk menguji kinerja katalis maupun enzim penghasil alkohol enansiomurni.
  • Bahan awal pembentukan triflat aril untuk reaksi penggandengan silang, sebab gugus fenolnya mudah diaktifkan menjadi gugus pergi bagi katalis paladium.
  • Sintesis analog senyawa bahan alam berinti naftalenoid, karena pola oksigenasi pada cincin aromatiknya menyerupai banyak metabolit sekunder hasil isolasi.

Merek TCI
Nomor CAS 3470-50-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya langsung, karena senyawa fenolik dapat berubah warna perlahan akibat oksidasi oleh udara. Botol kaca gelap atau wadah asli pabrik merupakan pilihan yang paling sesuai, dan penyimpanan di dalam desikator membantu menjaga mutu bahan pada laboratorium beriklim lembap. Gunakan spatula bersih serta tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta jauhkan bahan dari zat pengoksidasi kuat dan sumber panas.

  • Medicinal Chemistry Department, 2Analytical Chemistry Department, Central Institute of Medicinal and Aromatic Plants, P.O.- CIMAP, Lucknow–226015, India dkk. (2013). A simple and reliable method for the determination of tetralone-4-O- ß -D-glucopyranoside and 4-hydroxy- α -tetralone in three species of Ammannia by reversed-phase HPLC. Journal of Medicinal and Aromatic Plant Sciences doi:10.62029/jmaps.v35i3.upadhyay
  • Upadhyay dkk. (2012). Quantitative Determination of Bioactive 4-Hydroxy- -Tetralone, Tetralone-4-O- -D-Glucopyranoside and Ellagic Acid in Ammannia baccifera (Linn.) by Reversed-Phase High-Performance Liquid Chromatography. Journal of Chromatographic Science doi:10.1093/chromsci/bms099
  • Sonam Singh dkk. (2020). In-silico Druggability Studies of 4-hydroxy-α-tetralone and its Derivatives with RND Efflux pump of E. coli. Pharmaceutical and Biosciences Journal doi:10.20510/ukjpb/8/i2/1586224632

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.