Hederacoside C adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori glikosida, yang digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia dan farmakologi. Senyawa ini sering ditemukan dalam ekstrak tumbuhan tertentu dan memiliki potensi sebagai senyawa aktif dalam pengembangan obat. Dalam laboratorium, Hedercoside C digunakan untuk studi tentang aktivitas biologis, seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau efek terapi pada berbagai penyakit.
Hederacoside C memiliki struktur molekuler kompleks yang membuatnya menarik untuk penelitian dalam bidang glikosains. Senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu dan mudah diisolasi dari bahan baku alami. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Hedercoside C menjadi pilihan yang baik untuk eksperimen yang membutuhkan kestabilan senyawa selama proses penelitian.
Di laboratorium di Indonesia, Hedercoside C digunakan dalam penelitian terapan medis dan farmakologi. Banyak institusi penelitian lokal menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan obat baru atau memahami mekanisme kerja senyawa alami. Ketersediaan produk ini mendukung kegiatan ilmiah yang berorientasi pada solusi kesehatan berbasis bahan alami.
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dari ekstrak tumbuhan
- Pengembangan obat alami dengan efek terapi yang spesifik
- Studi tentang mekanisme kerja senyawa glikosida dalam tubuh manusia
- Analisis senyawa aktif dalam bahan baku farmasi
- Uji kelayakan senyawa untuk penggunaan dalam terapi penyakit kronis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14216-03-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 50mg |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan dingin |
Hederacoside C harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifatnya yang stabil, senyawa ini bisa disimpan dalam kondisi kamar suhu normal selama periode waktu tertentu. Dalam laboratorium, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah keracunan atau kontaminasi.
- Yu dkk. (2016). Pharmacokinetic parameters of three active ingredients hederacoside C, hederacoside D, and ɑ‐hederin in Hedera helix in rats. Journal of Separation Science doi:10.1002/jssc.201600523
- Xu dkk. (2020). Hederacoside-C protects against AGEs-induced ECM degradation in mice chondrocytes. International Immunopharmacology doi:10.1016/j.intimp.2020.106579
- Havlíková dkk. (2015). Rapid Determination of α-Hederin and Hederacoside C in Extracts of Hedera helix Leaves Available in the Czech Republic and Poland. Natural Product Communications doi:10.1177/1934578x1501000910
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
