3-Indoleethanol adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik building blocks. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang memiliki struktur indol, seperti alkaloid dan derivat fenilindol. Dalam laboratorium, 3-Indoleethanol berperan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang memerlukan penggunaan rantai indol sebagai bagian dari struktur molekul akhir. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang sedang mengembangkan senyawa baru atau memodifikasi senyawa yang sudah ada.
3-Indoleethanol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap oksidasi dan reaksi dengan bahan kimia yang bersifat basa. Karena itu, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati dan disimpan dalam kondisi yang tepat. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk bereaksi dalam berbagai kondisi membuatnya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi kimia.
Di laboratorium Indonesia, 3-Indoleethanol digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa aktif biologis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, bahan kimia industri, dan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
- Sintesis senyawa alkaloid yang memiliki aktivitas farmakologis
- Pengembangan bahan aktif biologis untuk uji farmakologi
- Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa heterosiklik kompleks
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa indol
- Penggunaan dalam studi mekanisme reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 526-55-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
3-Indoleethanol harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta suhu tinggi. Karena sifatnya yang sensitif terhadap oksidasi, senyawa ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang kering dan terkontrol. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
—
