Ethyl Isobutyrate (EIB) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai bidang kimia dan industri. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), EIB memiliki peran penting dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi esterifikasi dan reaksi substitusi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, baik untuk penelitian maupun pengembangan produk. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, EIB menjadi pilihan utama para ilmuwan dalam proses pembuatan senyawa dengan struktur tertentu.
Ethyl Isobutyrate memiliki karakteristik yang membuatnya diminati dalam laboratorium. Senyawa ini bersifat cair, tidak berwarna, dan memiliki aroma khas yang relatif ringan. Karena daya larutnya yang baik dalam pelarut organik, EIB mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Selain itu, EIB memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pengendapan dalam eksperimen. Sifat-sifat ini membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl Isobutyrate sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik, formulasi kosmetik, dan pengembangan bahan kimia industri. Bahan ini juga digunakan dalam pendidikan untuk melatih mahasiswa dalam proses reaksi kimia dan manipulasi bahan kimia. Dengan ketersediaan yang cukup dan keandalan kualitas, EIB menjadi bahan yang populer dalam berbagai institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa ester yang digunakan dalam produksi kosmetik dan farmasi
- Digunakan dalam reaksi esterifikasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks
- Bahan utama dalam pembuatan campuran aroma yang digunakan dalam industri makanan dan parfum
- Dalam penelitian kimia organik, EIB digunakan sebagai reagen untuk reaksi substitusi dan penggabungan molekul
- Cocok untuk eksperimen pendidikan dalam memahami sifat dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 97-62-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl Isobutyrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang mudah menguap, wadah harus rapat untuk mencegah penguapan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan terkontrol, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Simpan jauh dari bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Patel dkk. (2009). (S)-2-(Ethyl propionate)-(O-ethyl xanthate) and (S)-2-(Ethyl isobutyrate)-(O-ethyl xanthate)-mediated RAFT polymerization of N-vinylpyrrolidone. Polymer Bulletin doi:10.1007/s00289-009-0185-1
- Patel dkk. (2012). (S)‐2‐(ethyl propionate)‐(O‐ethyl xanthate)‐ and (S)‐2‐(Ethyl isobutyrate)‐(O‐ethyl xanthate)‐mediated RAFT polymerization of vinyl acetate. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.36233
- Zhao dkk. (2024). Measurement of Vapor–Liquid Equilibrium Data for Binary Systems CO2 + Ethyl Propionate, Methyl Propionate, Ethyl Acetate, and Ethyl Isobutyrate at 253.15 K. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.4c00317
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
