3-Chlorophenyl Isocyanate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini memiliki peran penting dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang khas, terdiri dari gugus isosianat yang sangat reaktif dan gugus kloro pada cincin fenil. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan aktivasi elektronik atau reaktivitas tinggi. Karena sifatnya yang berbahaya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati dan dalam kondisi yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri. Banyak peneliti di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi luas dalam bidang medis dan kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi pada cincin aromatik untuk modifikasi struktur molekul
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi bahan kimia industri
- Penelitian tentang reaktivitas gugus isosianat dalam reaksi kimia organik
- Uji katalis dan mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2909-38-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan paparan udara. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan. Karena sifatnya yang sangat reaktif dan berbahaya, senyawa ini harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan di area terbuka.
- Möller dkk. (1998). Synthesis and Spectroscopic Characterization of 4‐Chlorophenyl Isocyanate (= 1‐chloro‐4‐isocyanatobenzene) Adducts with Amino Acids as Potential Dosimeters for the Biomonitoring of Isocyanate Exposure. Helvetica Chimica Acta doi:10.1002/hlca.19980810536
- Chen dkk. (2008). Bioactivation of a Dihydropyrazole-1-carboxylic acid-(4-chlorophenyl amide) Scaffold to a Putative p-Chlorophenyl Isocyanate in Rat Liver Microsomes and In Vivo in Rats. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx7004019
- Chen dkk. (2009). Characterization of Cytochrome P450-Mediated Bioactivation of a Compound Containing the Chemical Scaffold, 4,5-Dihydropyrazole-1-carboxylic acid-(4-chlorophenyl amide), to a Chemically Reactivep-Chlorophenyl Isocyanate Intermediate in Human Liver Microsomes. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx900167y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
