4-Chlorophenyl Isocyanate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari gugus isosianat yang sangat reaktif, sehingga sering dimanfaatkan dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karena sifat reaktivitas tinggi dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi, 4-Chlorophenyl Isocyanate menjadi pilihan yang ideal dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Senyawa ini juga memiliki stabilitas tertentu dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemasan yang praktis membuatnya mudah digunakan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam studi sintesis senyawa baru dan pengembangan produk farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan keakuratan dalam proses kimia.
- Reaksi substitusi untuk sintesis senyawa heterosiklik yang digunakan dalam farmakologi
- Pembentukan ikatan uretan dalam sintesis polimer dan bahan kimia organik
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian farmasi
- Sintesis senyawa aromatik yang memiliki aplikasi dalam industri bahan kimia
- Eksperimen kimia organik untuk studi mekanisme reaksi dan struktur molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 104-12-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
4-Chlorophenyl Isocyanate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta paparan cahaya langsung. Bahan ini sangat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan peralatan pelindung yang sesuai. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan meminimalkan risiko degradasi. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi dan kecelakaan.
- Möller dkk. (1998). Synthesis and Spectroscopic Characterization of 4‐Chlorophenyl Isocyanate (= 1‐chloro‐4‐isocyanatobenzene) Adducts with Amino Acids as Potential Dosimeters for the Biomonitoring of Isocyanate Exposure. Helvetica Chimica Acta doi:10.1002/hlca.19980810536
- Chen dkk. (2008). Bioactivation of a Dihydropyrazole-1-carboxylic acid-(4-chlorophenyl amide) Scaffold to a Putative p-Chlorophenyl Isocyanate in Rat Liver Microsomes and In Vivo in Rats. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx7004019
- Chen dkk. (2009). Characterization of Cytochrome P450-Mediated Bioactivation of a Compound Containing the Chemical Scaffold, 4,5-Dihydropyrazole-1-carboxylic acid-(4-chlorophenyl amide), to a Chemically Reactivep-Chlorophenyl Isocyanate Intermediate in Human Liver Microsomes. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx900167y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
