Isophthalic Dihydrazide (TCI I0257) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari dua grup hidrazida yang terikat pada cincin isophthalat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa heterosiklik, polimer, dan senyawa organik lainnya. Karena sifat reaktivitasnya yang tinggi, Isophthalic Dihydrazide menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi redoks.
Isophthalic Dihydrazide memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan suhu stabil. Kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi membuatnya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi kimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Isophthalic Dihydrazide digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan polimer dengan sifat tertentu untuk aplikasi industri
- Reaksi kondensasi dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam reaksi redoks
- Penelitian tentang struktur molekuler dan sifat kimia senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2760-98-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Isophthalic Dihydrazide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini sangat sensitif terhadap udara dan kelembapan, sehingga penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan stabilitasnya. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi dan risiko kecelakaan.
- Yadav dkk. (2022). Sequential recognition of La3+ and CN− ions using isophthalic dihydrazide derivative via aggregation induced enhanced emission (AIEE): a fluorescence relay enhancement in aqueous medium. Chemical Papers doi:10.1007/s11696-022-02633-y
- Yadav dkk. (2024). Tuning the sensing properties of isophthalic dihydrazide-based receptor via formation of organic–inorganic hybrid and metal complex: An enhanced sensing activity for Hg2+ and CN− detection in semi-aqueous medium. Microchemical Journal doi:10.1016/j.microc.2024.110739
- Huang dkk. (2020). Insight into the Role of a Isophthalic Dihydrazide Derivative Containing Piperonylic Acid in Poly(L-lactide) Nucleation: Thermal Performances and Mechanical Properties. Materiale Plastice doi:10.37358/mp.20.3.5377
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
