Isovaleronitrile (TCI I0292) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur nitril yang memungkinkan reaksi kimia yang luas, seperti reaksi nucleofilik dan reaksi substitusi. Sebagai salah satu komponen dalam kategori Building Blocks, Isovaleronitrile sering digunakan dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Isovaleronitrile memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai kondisi kimia seperti suhu tinggi atau kelembapan. Karena struktur nitrilnya, senyawa ini dapat berpartisipasi dalam reaksi seperti hidrolisis, reduksi, dan reaksi kondensasi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai prekursor dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, Isovaleronitrile digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang relevan dengan kebutuhan penelitian lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan senyawa farmakologis melalui reaksi substitusi dan kondensasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa nitril dalam lingkungan laboratorium
- Pembuatan senyawa intermediat untuk aplikasi industri kimia
- Pemrosesan senyawa kompleks dalam studi struktur molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 625-28-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Isovaleronitrile harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu dihindari paparan langsung dari air atau kelembapan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- Noge dkk. (2018). Isovaleronitrile co-induced with its precursor, l-leucine, by herbivory in the common evening primrose stimulates foraging behavior of the predatory blue shield bug. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry doi:10.1080/09168451.2018.1433019
- Doubova dkk. (2003). Adsorption of C-5 Nitriles at Liquid Metal Electrodes. A Comparison of Adsorption Parameters for Isovaleronitrile at Polarized Surfaces of Mercury and Indium−Gallium Alloy (Eutectic Composition). Langmuir doi:10.1021/la0346447
- Feudjou dkk. (2020). An Antibacterial Isovaleronitrile Diglycoside From Detarium microcarpum Guill. Perr. ( Fabaceae ). Natural Product Communications doi:10.1177/1934578x20936939
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

