2-Iodoanisole (stabilized with Copper chip), dengan nomor CAS 529-28-2, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik sebagai bahan baku atau reaktan. Senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan substituen iod dan metil, sehingga sangat relevan dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa lain melalui reaksi substitusi atau reaksi elektrofilik.
2-Iodoanisole memiliki sifat kimia yang stabil, namun tetap sensitif terhadap kondisi lingkungan tertentu. Stabilisasi dengan chip tembaga membantu mencegah degradasi selama penyimpanan dan penggunaan. Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai bidang ilmu kimia.
Di laboratorium Indonesia, 2-Iodoanisole digunakan dalam penelitian kimia organik, baik dalam pendidikan maupun penelitian ilmiah. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan akademik dan industri, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang fokus pada sintesis senyawa kompleks.
- Digunakan dalam sintesis senyawa aromatik kompleks karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi elektrofilik.
- Cocok untuk reaksi substitusi iod pada posisi orto dan para karena struktur aromatiknya yang stabil.
- Dapat digunakan dalam penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam lingkungan tertentu.
- Berguna dalam pembuatan senyawa intermediat untuk produksi obat atau bahan kimia industri.
- Memiliki potensi dalam penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dan perubahan struktur molekuler.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 529-28-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
2-Iodoanisole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan degradasi. Hindari paparan sinar matahari langsung dan udara lembap. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka untuk mencegah penguapan. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan uap.
—
