Iridium(III) Chloride Hydrate adalah garam iridium terhidrat yang menjadi salah satu prekursor terpenting dalam kimia logam transisi golongan platina. Senyawa ini merupakan titik masuk utama untuk menyiapkan beragam kompleks iridium, mulai dari dimer siklopentadienil iridium, kompleks fosfin, hingga kompleks sikloterlogam yang banyak dipakai sebagai fotokatalis. Di laboratorium, peneliti jarang menggunakannya secara langsung sebagai katalis aktif, melainkan mengolahnya terlebih dahulu menjadi kompleks terdefinisi yang memiliki kereaktifan dan selektivitas sesuai kebutuhan reaksi yang sedang dikembangkan.
Sifat yang membuatnya sangat dihargai adalah keluwesan kimia koordinasi iridium itu sendiri. Logam ini dikenal membentuk kompleks yang kokoh dan tahan terhadap kondisi reaksi yang cukup keras, serta menunjukkan kinerja menonjol dalam aktivasi ikatan karbon–hidrogen, borilasi aromatik, hidrogenasi transfer, dan fotokatalisis cahaya tampak. Bentuk klorida terhidrat menyediakan sumber iridium yang mudah dilarutkan dan direaksikan dengan berbagai ligan, sehingga menjadi bahan awal yang serbaguna. Karena iridium tergolong logam yang sangat berharga, pengelolaan bahan ini biasanya dilakukan dengan sangat cermat, termasuk penimbangan teliti dan pemulihan sisa reaksi bila memungkinkan.
Di Indonesia, senyawa ini umumnya digunakan oleh kelompok riset katalisis dan kimia anorganik di perguruan tinggi serta lembaga penelitian yang menekuni sintesis organologam dan fotokimia. Kemasan satu gram maupun lima gram sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan riset skala laboratorium, mengingat beban katalis yang dipakai biasanya sangat rendah. Penanganan yang hati-hati sangat dianjurkan karena sifatnya yang mudah menyerap air dari udara di lingkungan tropis.
- Penyiapan katalis aktivasi ikatan karbon–hidrogen, karena senyawa ini merupakan prekursor lazim untuk membentuk kompleks iridium yang mampu memfungsionalisasi ikatan C–H secara terarah.
- Sintesis dimer siklopentadienil iridium, yaitu reagen antara yang banyak dipakai sebagai batu loncatan menuju beragam katalis organologam dengan ligan yang disesuaikan.
- Pembuatan fotokatalis iridium sikloterlogam, sebab kompleks yang dihasilkannya banyak diteliti untuk reaksi fotoredoks berbantuan cahaya tampak pada kondisi yang relatif lunak.
- Riset hidrogenasi dan hidrogenasi transfer, mengingat kompleks berbasis iridium dikenal memberikan aktivitas tinggi serta selektivitas yang baik pada reduksi gugus karbonil maupun imina.
- Penelitian material pemancar cahaya, karena kompleks iridium merupakan kelas penting pada kajian fosforesensi dan perangkat elektroluminesensi organik di laboratorium material.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14996-61-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > C-H Activation [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan garam logam terhidrat |
| Penyimpanan | higroskopis, simpan rapat di tempat kering dan terlindung dari kelembapan |
Garam logam terhidrat ini cenderung menyerap uap air dari udara, sehingga wadah wajib ditutup rapat dan disimpan di tempat kering, sejuk, serta jauh dari sumber kelembapan. Untuk penimbangan yang teliti, sebaiknya bekerja dengan cepat atau menggunakan desikator maupun glove box agar kadar air tidak berubah selama penanganan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta kerjakan di lemari asam untuk menghindari terhirupnya partikel halus. Karena iridium merupakan logam berharga, kumpulkan sisa dan limbah reaksi dalam wadah terpisah yang diberi label agar memungkinkan pemulihan logam di kemudian hari.
- Iavicoli dkk. (2012). Sub-Chronic Oral Exposure to Iridium (III) Chloride Hydrate in Female Wistar Rats: Distribution and Excretion of the Metal. Dose-Response doi:10.2203/dose-response.11-052.iavicoli
- Chandrasekhar dkk. (2012). Cyclometalated Iridium(III) Complexes Containing Hydroxide/Chloride Ligands: Isolation of Heterobridged Dinuclear Iridium(III) Compounds Containing μ-OH and μ-Pyrazole Ligands. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic300694m
- Galsbøl dkk. (1990). The Crystal Structures of mer-Trichloro(1,2-ethanediamine)(2-aminoethylammonium)iridium(III) Chloride Hydrate, mer-[Ir(en)(enH)Cl3]Cl.H2O, and its Conjugate Base, mer-[Ir(en)(en*)Cl3].. Acta Chemica Scandinavica doi:10.3891/acta.chem.scand.44-0031
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
