Isomaltotetraose adalah sebuah gula kompleks yang termasuk dalam kategori disakarida dan oligosakarida. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia terutama dalam studi tentang struktur dan fungsi karbohidrat. Sebagai salah satu senyawa yang tergolong dalam bidang glikosains, Isomaltotetraose memiliki peran penting dalam penelitian tentang metabolisme karbohidrat, interaksi molekuler, serta pengembangan obat dan suplemen. Di laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai substrat atau reagen dalam reaksi enzimatik dan analisis kromatografi.
Isomaltotetraose memiliki struktur molekuler yang kompleks dan stabil, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi eksperimental. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan kestabilan kimia dan reaktivitas yang terkendali. Selain itu, bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik dan air, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai metode analisis.
Di laboratorium Indonesia, Isomaltotetraose digunakan dalam berbagai penelitian bidang kimia, biologi, dan farmasi. Bahan ini menjadi alat penting dalam studi tentang metabolisme, interaksi molekuler, serta pengembangan produk kesehatan. Karena sifatnya yang stabil dan aplikatif, bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian glikosains dan biokimia.
- Penelitian tentang struktur dan fungsi karbohidrat dalam metabolisme tubuh
- Pengujian aktivitas enzim dalam reaksi katabolik dan anabolik
- Analisis kromatografi untuk identifikasi senyawa kompleks
- Pengembangan produk farmasi dan suplemen kesehatan berbasis glikosains
- Studi interaksi molekuler dalam sistem biologis dan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 35997-20-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 50mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung |
Isomaltotetraose harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga kestabilan kimianya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa tersebut, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan untuk menghindari kontaminasi silang dan mengambil hanya jumlah yang dibutuhkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.
—
