3-Iodocarbazole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, dengan struktur dasar karbazol yang diperlengkapi dengan gugus iodin. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, 3-Iodocarbazole berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau senyawa antikanker.
Karakteristik utama dari 3-Iodocarbazole adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi coupling. Gugus iodin pada struktur ini juga memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang lebih efisien.
Di laboratorium Indonesia, 3-Iodocarbazole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berkontribusi dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis dan industri.
- Sintesis senyawa antikanker dengan struktur heterociklik kompleks
- Pengembangan obat-obatan baru melalui modifikasi struktur senyawa
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi bahan kimia industri
- Uji reaktivitas dan stabilitas senyawa heterociklik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16807-13-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Iodocarbazole harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari sinar matahari langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena kemungkinan reaktivitas tinggi dan potensi iritasi.
—
