TCI I1024 574-12-9 Isoflavone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik. Senyawa ini termasuk dalam kategori non-heterosiklik building blocks, sehingga sering dipakai sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa kompleks. Isoflavone memiliki struktur aromatik yang stabil, sehingga cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan kestabilan struktur molekuler.
Isoflavone memiliki sifat kimia yang sangat menarik, seperti kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lainnya. Senyawa ini juga memiliki sifat reaktivitas yang baik, sehingga bisa digunakan dalam berbagai reaksi substitusi, adisi, atau oksidasi. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan kimia dengan fleksibilitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa bioaktif dan farmakologi. Karena ketersediaannya yang cukup dan kualitasnya yang baik, TCI I1024 574-12-9 Isoflavone menjadi bahan yang populer di berbagai institusi penelitian dan perguruan tinggi.
- Digunakan dalam sintesis senyawa bioaktif untuk penelitian farmakologi
- Cocok untuk eksperimen kimia organik yang membutuhkan bahan dasar stabil
- Dapat digunakan dalam analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
- Memudahkan proses modifikasi struktur kimia dalam pembuatan senyawa baru
- Berguna dalam penelitian tentang senyawa alami yang memiliki aktivitas biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 574-12-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia reaktif atau beracun.
- Gudbrandsen dkk. (2009). A casein diet added isoflavone-enriched soy protein favorably affects biomarkers of steatohepatitis in obese Zucker rats. Nutrition doi:10.1016/j.nut.2008.10.020
- Tavartkiladze dkk. (2023). Therapeutic Efficacy of Isoflavone - Forte against HIV: A Case Series. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/sr231014020316
- Kathuria dkk. (2022). Encapsulation of soy isoflavone extract by freeze drying, its stability during storage and development of isoflavone enriched yoghurt. Journal of Food Science and Technology doi:10.1007/s13197-022-05583-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
