Irisflorentin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biofarmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan pengaruh senyawa tertentu terhadap aktivitas biologis sel atau organisme. Irisflorentin memiliki peran penting dalam studi tentang mekanisme kerja obat, terutama dalam pengujian efek farmakologis dan toksikologi. Sebagai reagen, Irisflorentin digunakan untuk memperjelas respons biologis terhadap berbagai stimulus, sehingga menjadi alat penting dalam laboratorium ilmu hayat.
Irisflorentin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan berulang dalam eksperimen yang membutuhkan konsistensi. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai protein dan enzim, yang membuatnya sangat cocok untuk penelitian tentang jalur sinyal biologis. Sifat reaktivitas dan spesifisitasnya menjadikannya pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan akurasi dan presisi dalam eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Irisflorentin digunakan dalam berbagai penelitian ilmu hayat, termasuk pengembangan obat baru, studi efek farmakologis, dan analisis toksikologi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang melibatkan interaksi molekuler dan pengujian aktivitas biologis. Karena keandalannya, Irisflorentin menjadi bagian penting dalam penelitian ilmiah yang dilakukan oleh institusi pendidikan dan lembaga penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 12
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 19
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 19
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 53
- Penelitian farmakologis untuk menguji efek senyawa pada sistem biologis
- Pengembangan obat baru dengan studi aktivitas biologis dan toksikologi
- Eksperimen tentang interaksi molekuler dalam jalur sinyal sel
- Analisis reaktivitas senyawa untuk memahami mekanisme kerja obat
- Uji kelayakan senyawa sebagai bahan baku dalam produksi obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 41743-73-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Irisflorentin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk menjaga kualitas dan kestabilan senyawa. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selalu tindak lanjuti protokol keselamatan laboratorium untuk memastikan keamanan dalam penggunaan dan penyimpanan.
- Patel (2023). Medicinal Importance, Pharmacological Activity and Analytical Aspects of Flavonoid ‘Irisflorentin’ from Belamcanda chinensis (L.) DC. Current Drug Research Reviews doi:10.2174/2589977515666230202123308
- Li dkk. (2019). Irisflorentin suppresses allergic inflammation in mast cells via reducing histamine release and production of pro-inflammatory cytokines. Acta Poloniae Pharmaceutica - Drug Research doi:10.32383/appdr/108520
- Zhang dkk. (2008). Interaction of the irisflorentin with bovine serum albumin: A fluorescence quenching study. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2008.03.002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
- Biochemicals and ReagentsPhenylpropanoids, Aromatic PolyketidesAromatic Polyketides
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
