2-Iodoterephthalic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang khas, terdiri dari dua gugus karboksilat dan satu gugus iodida, sehingga memberikan sifat reaktif yang unik. Dalam praktik laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, atau analisis kimia.
Karena memiliki sifat reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu, 2-Iodoterephthalic Acid menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi penggabungan. Daya tariknya terletak pada kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang memerlukan penggunaan iodida sebagai reaktan atau katalis. Sifat fisik dan kimianya yang jelas serta kemudahan dalam pemrosesan membuatnya sangat diminati oleh para peneliti.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa kompleks dan dalam studi reaktivitas senyawa aromatik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk keperluan eksperimen dan pengembangan produk baru.
Brosur TCI (PDF)
- Iodinated Phenol/Benzoic Acid/Benzaldehyde Building Blocks 2024-11-15 · hal. 2
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena reaktivitasnya yang tinggi
- Cocok untuk reaksi substitusi nukleofilik karena struktur molekulnya yang stabil
- Berguna dalam pembuatan senyawa farmakologis karena kemampuannya sebagai bahan baku
- Dapat digunakan dalam analisis kimia untuk identifikasi senyawa tertentu
- Memiliki potensi dalam penelitian material baru karena sifat kimianya yang unik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1829-22-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
2-Iodoterephthalic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, sebaiknya digunakan dalam lingkungan yang terkontrol dan diambil hanya sebanyak diperlukan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Uflyand dkk. (2020). Study of the Products of the Interaction of Cobalt(II) Acetate with 2-Iodoterephthalic Acid and 1,10-Phenanthroline. SSRN Electronic Journal doi:10.2139/ssrn.3662171
- Uflyand dkk. (2021). Study of the products of the reaction of cobalt(II) acetate with 2-iodoterephthalic acid and 1,10-phenanthroline. Journal of Coordination Chemistry doi:10.1080/00958972.2021.1881067
- Bondarenko dkk. (2026). Metal-Organic Framework of Cd(II) with 2-Iodoterephthalic Acid: Synthesis and Structural Features. Journal of Structural Chemistry doi:10.1134/s0022476626050033
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


