Ethyl 3-Oxovalerate (TCI K0031) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori bahan pembangun kimia non-heterosiklik, yang sering digunakan dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa dengan struktur kompleks, seperti ester atau senyawa aromatik.
Ethyl 3-Oxovalerate memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang baik, sehingga mudah bereaksi dengan berbagai reagen lainnya. Sifat ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk reaksi esterifikasi, reduksi, atau substitusi dalam sintesis senyawa organik. Karena tingkat keamanan dan ketersediaan yang baik, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti dalam berbagai bidang kimia.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl 3-Oxovalerate digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan, terutama dalam bidang farmasi, bahan kimia industri, dan analisis kimia. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang memerlukan sintesis senyawa dengan struktur tertentu.
- Sintesis senyawa ester dalam pembuatan bahan kimia industri
- Reaksi kimia untuk pembentukan senyawa aromatik kompleks
- Pengujian keterikatan senyawa dalam analisis kimia organik
- Penelitian farmakologi untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan baku dalam produksi bahan kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4949-44-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung |
Ethyl 3-Oxovalerate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—

