Methyl Laurate adalah ester metil dari asam laurat, berwujud cairan, dan merupakan salah satu anggota kelompok metil ester asam lemak yang paling sering dijumpai di laboratorium. Senyawa ini lazim disebut sebagai FAME rantai dua belas karbon dan menjadi acuan penting dalam analisis komposisi minyak nabati, terutama minyak kelapa dan minyak inti sawit yang kaya fraksi laurat. Selain sebagai standar analisis, bahan ini juga berperan sebagai building block non-heterosiklik untuk sintesis alkohol lemak, amida lemak, dan berbagai surfaktan nonionik.
Keunggulan yang membuat Methyl Laurate banyak dipilih adalah kemurnian struktur yang jelas, viskositas rendah, kestabilan penyimpanan yang baik, serta perilaku kromatografi yang sangat mudah diprediksi. Dalam kromatografi gas, puncaknya terpisah dengan baik dari ester lemak lain sehingga ideal dijadikan penanda identifikasi maupun standar kuantifikasi. Gugus ester metilnya mudah menjalani transesterifikasi, reduksi menjadi alkohol lemak, atau aminolisis menjadi amida lemak, memberikan banyak jalur transformasi bagi peneliti sintesis. Sifat lipofiliknya yang kuat juga membuatnya berguna sebagai pelarut pembawa pada beberapa sistem reaksi bebas air.
Di Indonesia, bahan ini sangat dekat dengan riset biodiesel, oleokimia, dan analisis pangan karena kekayaan bahan baku laurat di dalam negeri. Kemasan 25 mL sesuai untuk penyiapan larutan standar dan kalibrasi instrumen, sedangkan kemasan 500 mL membantu laboratorium yang menjalankan pengujian rutin atau penelitian sintesis berkelanjutan dengan kebutuhan bahan yang relatif besar.
- Standar analisis FAME pada kromatografi gas, karena puncaknya terpisah jelas sehingga memudahkan identifikasi dan kuantifikasi komposisi asam lemak.
- Penelitian biodiesel, sebab metil laurat merupakan produk transesterifikasi khas dari minyak kelapa dan inti sawit yang banyak dikaji.
- Bahan awal pembuatan alkohol lemak, mengingat gugus ester metilnya mudah direduksi menjadi dodekanol untuk keperluan sintesis surfaktan lanjutan.
- Sintesis amida lemak dan surfaktan nonionik, karena reaksi aminolisis ester berlangsung langsung tanpa perlu aktivasi asam terlebih dahulu.
- Pelarut pembawa pada reaksi bebas air, sebab sifat lipofiliknya yang kuat membantu melarutkan reagen nonpolar dalam sistem percobaan tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 111-82-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL dan 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label serta SDS produsen |
Simpan Methyl Laurate dalam wadah asli yang tertutup rapat pada ruang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan api, serta sinar matahari langsung. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan basa kuat yang dapat menyebabkan penyabunan. Karena bahan ini kerap dipakai sebagai standar analisis, jaga kebersihan botol dengan selalu menggunakan pipet baru atau alat yang benar-benar kering agar mutu standar tidak terganggu. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan, dan kacamata pelindung, serta bersihkan tumpahan segera menggunakan bahan penyerap inert yang sesuai.
- Wang dkk. (2016). High-pressure liquid densities and derived thermodynamic properties for methyl laurate and ethyl laurate. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2016.08.027
- Fan dkk. (2021). Liquid thermal conductivity of three biodiesel compounds: Methyl myristate, methyl laurate and methyl caprate. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2020.106374
- Ando dkk. (2020). Droplet combustion behavior of oxidatively degraded methyl laurate and methyl oleate in microgravity. Combustion and Flame doi:10.1016/j.combustflame.2019.12.042
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
