Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 822-17-3

Sodium Linoleate TCI L0056

Sodium Linoleate TCI L0056

Identitas Kimia

No. CAS
822-17-3
PubChem
CID 23676150·SID 87572023
Rumus molekul
C18H31NaO2
Berat molekul
302.4 g/mol
Kemurnian
>95.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
sodium (9Z,12Z)-octadeca-9,12-dienoate
SMILES
CCCCC/C=C\C/C=C\CCCCCCCC(=O)[O-].[Na+]
InChIKey
WYPBVHPKMJYUEO-NBTZWHCOSA-M
Harga reguler Rp 1.776.600,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.776.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sodium Linoleate adalah garam natrium dari asam linoleat, yaitu bentuk terionisasi dari asam lemak tak jenuh ganda omega-6 yang sangat dikenal dalam biokimia lipid. Berbeda dengan asam bebasnya yang berupa cairan berminyak, senyawa ini hadir sebagai padatan yang jauh lebih mudah ditimbang dan didispersikan dalam media berair. Di laboratorium, perannya penting sebagai substrat lipid yang siap larut, reagen biokimia, sekaligus surfaktan anionik untuk berbagai percobaan yang menuntut penanganan asam lemak dalam fase air.

Keunggulan utama Sodium Linoleate terletak pada sifat amfifiliknya yang kuat. Gugus karboksilat yang telah dinetralkan menjadi garam natrium memberikan kepala yang sangat hidrofilik, sementara rantai hidrokarbon tak jenuhnya tetap hidrofobik, sehingga molekul ini spontan membentuk misel di atas konsentrasi tertentu. Bentuk padatnya memudahkan penimbangan presisi untuk membuat larutan stok dengan konsentrasi yang terdefinisi jelas, sesuatu yang jauh lebih merepotkan bila menggunakan asam lemak bebas. Dua ikatan rangkapnya tetap mempertahankan reaktivitas biologis yang dibutuhkan pada uji enzimatik.

Di Indonesia, senyawa ini banyak digunakan pada laboratorium biokimia perguruan tinggi, pusat penelitian pangan, serta laboratorium mikrobiologi. Peneliti memanfaatkannya untuk menyiapkan substrat lipoksigenase dalam buffer berair tanpa perlu langkah emulsifikasi rumit, dan juga untuk mempelajari interaksi asam lemak dengan membran sel atau protein. Pilihan kemasan kecil membuatnya praktis bagi laboratorium yang menjalankan percobaan berskala terbatas.

Brosur TCI (PDF)

  • Penyiapan substrat berair untuk uji lipoksigenase, karena kelarutannya dalam buffer jauh lebih baik daripada asam linoleat bebas sehingga reaksi enzimatik berlangsung homogen.
  • Penelitian pembentukan misel dan agregasi surfaktan, sebab sifat amfifiliknya memungkinkan penentuan konsentrasi misel kritis dengan berbagai teknik pengukuran fisikokimia.
  • Studi interaksi asam lemak dengan protein pengikat lipid, karena bentuk terionisasinya menyerupai kondisi fisiologis di dalam cairan tubuh yang bersifat netral.
  • Uji aktivitas antimikroba asam lemak, di mana garam linoleat dapat langsung didispersikan ke dalam media kultur tanpa memerlukan pelarut organik tambahan.
  • Bahan pendukung penelitian emulsi dan koloid, sebab kemampuannya menstabilkan antarmuka minyak-air berguna untuk mengkaji perilaku sistem dispersi lipid.

Merek TCI
Nomor CAS 822-17-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan/serbuk
Penyimpanan simpan dingin dalam wadah tertutup rapat, hindari kelembapan

Simpan Sodium Linoleate di tempat dingin dan kering dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, sebab garam asam lemak ini higroskopis sekaligus rentan teroksidasi pada bagian rantai tak jenuhnya. Wadah kaca atau plastik kedap dengan tutup bersegel dan penambahan gas inert pada ruang kosong akan sangat membantu memperpanjang mutu bahan. Gunakan spatula kering setiap kali menimbang dan tutup kembali wadah segera agar uap air tidak terserap. Kenakan sarung tangan, masker debu, dan kacamata pelindung saat menimbang serbuk, serta lakukan penimbangan di area yang tenang tanpa aliran udara kencang agar partikel tidak terhambur.

  • Velēna dkk. (1999). Derivatives of 1,4-dihydropyridines as modulators of ascorbate-induced lipid peroxidation and high-amplitude swelling of mitochondria, caused by ascorbate, sodium linoleate and sodium pyrophosphate. Cell Biochemistry and Function doi:10.1002/(sici)1099-0844(199912)17:4<237::aid-cbf836>3.0.co;2-k
  • Miyashita dkk. (1997). Effect of Tween 20 on the Oxidative Stability of Sodium Linoleate and Sodium Docosahexaenoate. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry doi:10.1271/bbb.61.716
  • Sierra dkk. (2010). The low concentration aggregation of sodium oleate–sodium linoleate aqueous mixtures. Colloid and Polymer Science doi:10.1007/s00396-009-2171-4

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.