Isopropyl Linoleate adalah ester isopropil dari asam linoleat, asam lemak tak jenuh ganda yang banyak terdapat pada minyak nabati. Penggantian gugus asam bebas dengan gugus ester isopropil menghasilkan cairan berminyak yang lebih netral, lebih stabil dalam formulasi, dan lebih mudah diukur di laboratorium. Perannya mencakup bahan model untuk kajian lipid, senyawa pembanding pada analisis ester asam lemak, serta komponen emolien yang dipakai dalam penelitian sediaan topikal dan sistem pembawa berbasis minyak.
Sifat yang mendasari pemilihannya adalah kepolaran rendah, viskositas yang relatif ringan, serta daya sebar yang baik di atas permukaan, sehingga ia memberi rasa tidak berat pada formulasi percobaan. Rantai isopropil yang bercabang menghambat penyusunan rantai secara rapi, sehingga ester ini cenderung tetap cair pada suhu kamar dan mudah bercampur dengan minyak serta pelarut organik nonpolar. Sebagaimana turunan linoleat lainnya, dua ikatan rangkapnya membuat senyawa ini peka terhadap oksigen, cahaya, dan panas, sehingga stabilitasnya bergantung pada cara penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dipakai pada riset kosmetika, farmasi topikal, dan teknologi minyak nabati, bidang yang dekat dengan industri dalam negeri. Kelompok riset formulasi memanfaatkannya sebagai fase minyak pada emulsi percobaan, sementara laboratorium analisis memakainya sebagai pembanding pada pemisahan kromatografi. Pilihan kemasan 25 mL dan 500 mL memudahkan penyesuaian antara uji pendahuluan dan pembuatan formulasi berulang.
- Fase minyak pada emulsi percobaan, karena ester ini mudah bercampur dengan minyak lain dan membantu menghasilkan tetesan yang stabil bersama surfaktan pilihan.
- Emolien dalam riset sediaan topikal, sebab daya sebarnya baik dan sifatnya lembut sehingga cocok dipelajari sebagai pembawa bahan aktif lipofilik.
- Senyawa pembanding analisis kromatografi, karena strukturnya pasti sehingga dapat dijadikan penanda saat mengidentifikasi ester asam lemak dalam sampel minyak.
- Bahan model kajian stabilitas oksidatif, sebab ikatan rangkap gandanya memberi kepekaan terukur terhadap autooksidasi ketika antioksidan diuji efektivitasnya.
- Pelarut pembawa lipofilik pada uji pelepasan zat aktif, karena kemampuannya melarutkan senyawa nonpolar membantu menyiapkan larutan uji yang homogen.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22882-95-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL, 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan berminyak |
| Penyimpanan | simpan sejuk, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat |
Simpan pada tempat sejuk dan gelap dalam wadah tertutup rapat, sebaiknya botol kaca berwarna gelap agar cahaya tidak mempercepat oksidasi ikatan rangkap. Jauhkan dari panas, nyala api, dan bahan pengoksidasi kuat. Untuk pemakaian jangka panjang, isi ruang kepala botol dengan gas inert sebelum ditutup, dan hindari pengambilan berulang dengan alat yang basah atau kotor. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Ceceran cairan berminyak membuat lantai licin, sehingga perlu segera diserap dengan bahan penyerap dan dibersihkan.
- (1992). 4 Final Report on the Safety Assessment of Isopropyl Linoleate. Journal of the American College of Toxicology doi:10.3109/10915819209141991
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
