Isopropyl n-Octanoate dari TCI adalah ester yang terbentuk dari asam oktanoat, yaitu asam lemak jenuh rantai sedang delapan karbon, dan isopropanol. Senyawa ini termasuk ester lemak rantai sedang yang sering dikaji dalam bidang aroma, kosmetik, dan kimia analitik. Di laboratorium, isopropyl n-octanoate dipakai sebagai *building block* nonheterosiklik, senyawa acuan untuk analisis ester lemak, dan bahan model dalam studi hidrolisis maupun transesterifikasi. Strukturnya sederhana dan terdefinisi jelas, sehingga cocok sebagai senyawa pembanding.
Senyawa ini dipilih karena menggabungkan rantai asil lipofilik dengan gugus isopropil bercabang yang membuatnya lebih tahan hidrolisis dibanding ester alkohol primer yang setara. Ester jenis ini umumnya berupa cairan yang tidak berbau tajam dan mudah bercampur dengan minyak serta pelarut organik. Karena itu, ester isopropil asam lemak banyak dikaji sebagai emolien dan pelarut pembawa dalam formulasi. Dalam analisis, volatilitasnya yang sedang membuatnya mudah dideteksi dengan kromatografi gas.
Di Indonesia, Isopropyl n-Octanoate relevan bagi laboratorium riset kosmetik dan perawatan pribadi, laboratorium analisis pangan dan aroma, serta laboratorium kimia organik di universitas. Industri oleokimia, yang berkembang pesat di Indonesia berkat ketersediaan minyak sawit dan inti sawit sebagai sumber asam lemak rantai sedang, juga dapat memakainya sebagai senyawa acuan dalam pengembangan produk ester. Kemasan 25mL sesuai untuk kebutuhan riset dan analitik.
- Standar analisis GC ester lemak: dipakai sebagai senyawa acuan untuk identifikasi dan kuantifikasi ester asam oktanoat dalam sampel aroma, pangan, atau produk oleokimia.
- Riset formulasi kosmetik: dikaji sebagai emolien ringan karena ester isopropil asam lemak memberi sensasi tidak berminyak dan mudah bercampur dengan fase minyak formulasi.
- Studi hidrolisis dan transesterifikasi: berfungsi sebagai substrat model untuk mengukur aktivitas lipase atau katalis kimia karena produk hidrolisisnya mudah dipantau.
- Penelitian senyawa aroma: berguna dalam kajian profil aroma buah dan minuman fermentasi karena ester asam lemak rantai sedang berperan penting dalam karakter aroma.
- Pelarut pembawa bahan lipofilik: dapat dipakai untuk melarutkan zat aktif nonpolar dalam uji formulasi karena bersifat lipofilik dan relatif stabil secara kimia.
| Merek | TCI (kode produk O0157) |
|---|---|
| Nomor CAS | 5458-59-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | cairan (dipasok dalam satuan volume) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan; ikuti label dan SDS |
Simpan Isopropyl n-Octanoate dalam wadah kaca aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas dan api. Hindari paparan kelembapan berkepanjangan serta kontak dengan asam atau basa kuat, karena keduanya dapat mempercepat hidrolisis ester. Saat menangani, pakai sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan kerjakan di area berventilasi atau lemari asam. Untuk pemakaian sebagai standar analitik, ambil secukupnya dengan pipet bersih dan jangan kembalikan sisa bahan ke botol. Rujuk SDS resmi.
- Maruyama dkk. (2016). Isopropyl Octanoate Synthesis Catalyzed by Layered Zinc n-Octanoate. Journal of the Brazilian Chemical Society doi:10.21577/0103-5053.20160251
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
