D-(+)-Mannose adalah sebuah gula alami yang termasuk dalam kelompok monosakarida. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam penelitian terkait glikosains. Dalam laboratorium, D-(+)-Mannose berperan sebagai substrat atau donor dalam reaksi kimia yang melibatkan glikosilasi, seperti dalam sintesis senyawa glikosil atau dalam studi interaksi molekuler. Bahan ini juga digunakan untuk mempelajari struktur dan fungsi molekul karbohidrat, yang sangat relevan dalam bidang biologi molekuler dan farmakologi.
D-(+)-Mannose memiliki karakteristik kimia yang stabil, dengan struktur molekul yang spesifik yang memungkinkan reaktivitas tertentu dalam lingkungan laboratorium. Bahan ini memiliki sifat larut dalam air dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan dalam penggunaan dan penyimpanan. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diakses, D-(+)-Mannose menjadi pilihan yang populer dalam berbagai eksperimen ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, D-(+)-Mannose digunakan dalam berbagai penelitian yang berkaitan dengan kimia organik, biokimia, dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang memerlukan senyawa gula sebagai bahan baku atau bahan analisis. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya lebih mudah diakses oleh para peneliti dan institusi pendidikan di Indonesia.
- Dalam sintesis senyawa glikosil, D-(+)-Mannose berfungsi sebagai donor gugus hidroksil untuk reaksi glikosilasi.
- Dalam studi interaksi molekuler, bahan ini digunakan untuk memahami mekanisme pengikatan protein dan karbohidrat.
- Dalam penelitian farmakologi, D-(+)-Mannose digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa obat yang memiliki aktivitas biologis.
- Dalam analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa karbohidrat, bahan ini menjadi standar untuk kalibrasi alat analisis.
- Dalam penelitian biologi molekuler, D-(+)-Mannose digunakan untuk mempelajari fungsi dan struktur molekul karbohidrat dalam sel.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3458-28-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, dalam suhu kamar dan jauh dari cahaya langsung. |
D-(+)-Mannose sebaiknya disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil akan mempertahankan kualitas bahan ini. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang kedap udara. Dalam penggunaan, pastikan tangan dan alat yang digunakan bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi. Selalu gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko paparan langsung.
- Bertrand dkk. (1998). Expanded bed chromatography for one-step purification of mannose binding lectin from tulip bulbs using mannose immobilized on DEAE Streamline. Journal of Chromatography A doi:10.1016/s0021-9673(98)00575-5
- Kraus (2023). Wirksamkeit der D-Mannose bleibt ungewiss. gynäkologie + geburtshilfe doi:10.1007/s15013-023-5135-8
- BARRESI dkk. (1997). ChemInform Abstract: Synthesis of β‐D‐Mannose Containing Oligosaccharides. ChemInform doi:10.1002/chin.199736309
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
