L-(-)-Mannose adalah sebuah gula alami yang memiliki struktur mirip dengan glukosa, tetapi dengan konfigurasi berbeda. Bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian kimiawi dan biologi, terutama dalam studi tentang glikosilasi dan interaksi molekuler. Sebagai salah satu komponen penting dalam senyawa glikosidik, L-(-)-Mannose berperan dalam berbagai eksperimen seperti sintesis senyawa kompleks, pengujian aktivitas biologis, dan analisis struktur molekuler. Produk ini sangat relevan untuk laboratorium yang fokus pada bidang kimia, biologi molekuler, dan farmakologi.
L-(-)-Mannose memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, serta memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul seperti protein dan lipid. Sifat ini menjadikannya ideal untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan spesifisitas tinggi. Selain itu, bahan ini memiliki tingkat kemurnian tinggi, sehingga memastikan akurasi dan konsistensi hasil eksperimen. Karena sifat tersebut, L-(-)-Mannose sering dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian ilmiah yang membutuhkan standar kualitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, L-(-)-Mannose digunakan dalam berbagai penelitian terkait biokimia, farmakologi, dan teknologi makanan. Bahan ini menjadi bagian integral dari eksperimen yang melibatkan modifikasi molekuler, pengujian aktivitas enzimatik, serta analisis komposisi senyawa kompleks. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen secara efisien tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.
- Penelitian tentang interaksi glikosilasi dalam proses biologis
- Sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan gula alami sebagai bahan dasar
- Pengujian aktivitas biologis senyawa yang terikat dengan gula
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
- Penelitian terkait pengembangan obat baru melalui modifikasi molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10030-80-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
L-(-)-Mannose harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan terkendali. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Karena sifat kimia yang stabil, bahan ini tidak mudah bereaksi dengan bahan lain, tetapi tetap perlu ditangani dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya.
- (2009). Recombinant Mannose-binding Lectin Protein and Anti-Mannose-binding Lectin Polyclonal Antibody Production. Journal of Life Science doi:10.5352/jls.2009.19.2.284
- Paurević dkk. (2024). Mannose Ligands for Mannose Receptor Targeting. International Journal of Molecular Sciences doi:10.3390/ijms25031370
- Panneerselvam dkk. (1997). Human fibroblasts prefer mannose over glucose as a source of mannose for N-glycosylation. Evidence for the functional importance of transported mannose.. Journal of Biological Chemistry doi:10.1016/s0021-9258(18)39707-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
