9-Methylanthracene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa aromatik heterociklik. Senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur molekul kompleks. Sebagai salah satu komponen dasar dalam sintesis senyawa organik, 9-Methylanthracene sering diaplikasikan dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan material. Dalam laboratorium, bahan ini berperan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu, seperti senyawa antitumor atau bahan pengisi dalam polimer.
Karakteristik utama dari 9-Methylanthracene adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, dan oksidasi. Senyawa ini memiliki sifat non-polar yang memudahkan penyerapan dalam pelarut organik. Karena sifat tersebut, 9-Methylanthracene sering dipilih sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks dan kestabilan tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 9-Methylanthracene digunakan oleh peneliti dan mahasiswa yang sedang mengembangkan teknik sintesis senyawa baru. Bahan ini sangat relevan dalam program penelitian kimia murni dan terapan, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset yang fokus pada bidang kimia organik.
- Sintesis senyawa antitumor untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan pengisi polimer dalam industri material
- Penelitian reaksi substitusi aromatik dalam kimia organik
- Pengembangan senyawa fluoresensi untuk analisis kimia
- Studi struktur molekul untuk aplikasi dalam bidang farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 779-02-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
9-Methylanthracene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat tidak mudah terbakar, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan bahan kimia berlebihan atau sumber panas. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
- Bejaoui dkk. (2023). Cavity Ring-Down Spectroscopy of Anthracene, 9-Methylanthracene, and 2-Methylanthracene in Supersonic Expansion. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.2c08994
- Turowska-Tyrk dkk. (2003). Monitoring structural transformations in crystals. 6. The [4 + 4] photodimerization of 9-methylanthracene. Acta Crystallographica Section B Structural Science doi:10.1107/s0108768103023255
- BARBA dkk. (1997). ChemInform Abstract: Anodic Oxidation of Methylnaphthalenes and 9‐Methylanthracene.. ChemInform doi:10.1002/chin.199743107
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
