Methylhydrazine Sulfate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik dan anorganik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang unik, dengan gugus hidrazin yang sangat reaktif, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi yang memerlukan sifat reduktif atau reaktivitas tinggi.
Methylhydrazine Sulfate memiliki sifat kimia yang sangat aktif, menjadikannya pilihan ideal untuk reaksi yang memerlukan kondisi tertentu, seperti kondisi basa atau suhu tinggi. Senyawa ini juga stabil dalam bentuk padat, sehingga mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai skala eksperimen. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk mencegah reaksi tidak terkendali.
Di laboratorium di Indonesia, Methylhydrazine Sulfate digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia universitas dan industri yang memerlukan bahan baku kimia dengan sifat reaktif tinggi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dalam melakukan eksperimen yang membutuhkan senyawa ini.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi kimia dalam bidang farmakologi untuk pengembangan obat
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa dalam sampel organik
- Penelitian dalam bidang material untuk pengembangan bahan baru
- Eksperimen kimia dalam pendidikan untuk memahami reaktivitas senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 302-15-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Methylhydrazine Sulfate harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini sangat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Wadah penyimpanan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam. Penyimpanan di tempat yang sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan stabilitas senyawa.
- Lalich (2008). Tissue Responses to Methylhydrazine Sulfate Feeding. Pathologia et Microbiologia doi:10.1159/000161308
- Gorde dkk. (2026). Safer and Green Synthesis of Methylhydrazine Sulfate via Benzalazine Intermediate. Oriental Journal Of Chemistry doi:10.13005/ojc/420415
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
