1,2-Dimethylhydrazine Dihydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi penggabungan.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang stabil dalam bentuk dihidroklorida, yang memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium. Sifat kimia dan reaktivitasnya membuatnya sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan kondisi tertentu, seperti reaksi dalam pelarut tertentu atau pada suhu tertentu. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi kualitas, senyawa ini sering dipilih untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia murni, sintesis senyawa baru, dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam penelitian terapan dan dasar. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya pilihan yang praktis untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia farmasi
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Penelitian kimia murni untuk memahami mekanisme reaksi kimia
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Eksperimen kimia untuk studi sifat dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 306-37-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas atau cahaya langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, perlu diperhatikan kehati-hatian karena senyawa ini bersifat reaktif dan bisa berbahaya jika terkena bahan kimia lain. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah senyawa ini.
- Panjeta dkk. (2020). Anticancer potential of human intestinal defensin 5 against 1, 2-dimethylhydrazine dihydrochloride induced colon cancer: A therapeutic approach. Peptides doi:10.1016/j.peptides.2020.170263
- Sharma dkk. (2011). Chemoprotective Role of Triphala Against 1,2-Dimethylhydrazine Dihydrochloride Induced Carcinogenic Damage to Mouse Liver. Indian Journal of Clinical Biochemistry doi:10.1007/s12291-011-0138-y
- Shukla (2014). Prebiotic Inulin Alters the Colonic Mass, pH, Microflora and Short Chain Fatty Acids in 1,2-Dimethylhydrazine Dihydrochloride Induced Early Colon Carcinogenesis in Male Laca Mice. Journal of Probiotics & Health doi:10.4172/2329-8901.1000121
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
