Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2035-89-4

Formaldehyde Dimethylhydrazone TCI F0713

Formaldehyde Dimethylhydrazone TCI F0713

Identitas Kimia

No. CAS
2035-89-4
PubChem
CID 74857·SID 125307191
Rumus molekul
C3H8N2
Berat molekul
72.11 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N-methyl-N-(methylideneamino)methanamine
SMILES
CN(C)N=C
InChIKey
NDNVSJIXYFNRDR-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL01753011
Harga reguler Rp 2.306.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.306.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0713 Formaldehyde Dimethylhydrazone adalah hidrazon sederhana yang terbentuk dari formaldehida dan dimetilhidrazin, dan digolongkan sebagai building block non-heterosiklik pada katalog bahan sintesis. Meskipun strukturnya tergolong kecil, senyawa ini memiliki peran khas di laboratorium kimia organik sebagai pereaksi yang menyediakan satu atom karbon dengan pola reaktivitas yang tidak lazim. Bahan ini banyak dipakai oleh peneliti yang bekerja pada sintesis berbasis hidrazon, pembentukan ikatan karbon–karbon, dan penyusunan zat antara bernitrogen yang selanjutnya diolah menjadi gugus fungsi lain.

Karakteristik yang membuatnya bernilai adalah kemampuan kerangka hidrazon untuk membalik pola reaktivitas alami gugus karbonil. Pada aldehida biasa, atom karbon karbonil bersifat elektrofilik, tetapi melalui kimia hidrazon atom karbon tersebut dapat diarahkan agar berperilaku nukleofilik, sehingga membuka jalur pembentukan ikatan yang sulit dicapai dengan reagen karbonil konvensional. Gugus dimetilamino pada nitrogen memberi sifat penyumbang elektron yang menstabilkan zat antara, sementara ikatan rangkap karbon–nitrogen juga dapat bertindak sebagai penerima pada reaksi adisi. Setelah tahap pembentukan ikatan selesai, gugus hidrazon umumnya dapat dihidrolisis kembali menjadi gugus karbonil.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini biasanya dipakai oleh kelompok riset kimia organik sintetik dan metodologi reaksi di perguruan tinggi serta lembaga penelitian yang menekuni pembentukan ikatan karbon–karbon. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan kebutuhan skala penelitian, sekaligus membantu agar pereaksi yang peka tidak tersimpan terlalu lama setelah wadah dibuka.

  • Pembentukan ikatan karbon–karbon: kimia hidrazon memungkinkan atom karbon yang semula elektrofilik diarahkan berperan sebagai nukleofil pada reaksi sintesis.
  • Sintesis setara formil: berfungsi sebagai pembawa satu atom karbon yang setelah hidrolisis dapat dikembalikan menjadi gugus karbonil pada produk.
  • Penyiapan zat antara bernitrogen: ikatan rangkap karbon–nitrogen menjadi titik masuk reaksi adisi menuju turunan amina maupun hidrazin tersubstitusi.
  • Pengembangan metodologi reaksi: menjadi substrat model yang berguna ketika peneliti menguji basa, pelarut, dan kondisi reaksi baru di laboratorium.
  • Sintesis senyawa target bertahap: mendukung rute yang memerlukan penambahan satu karbon secara terkendali sebelum tahap transformasi gugus fungsi berikutnya.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk F0713
Nomor CAS 2035-89-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik rujuk lembar data produk TCI untuk memastikan bentuk fisik dan penanganannya
Penyimpanan simpan sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat

Senyawa hidrazon tergolong pereaksi yang peka, sehingga sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan gelap dalam wadah tertutup rapat, serta dijauhkan dari asam, bahan pengoksidasi, dan panas. Penyimpanan pada lemari pendingin bahan kimia serta penggunaan atmosfer gas lembam bila laboratorium memilikinya dapat membantu menjaga mutu setelah wadah dibuka, karena kontak dengan udara lembap dapat memicu hidrolisis. Seluruh penanganan dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Turunan hidrazin menuntut kehati-hatian tinggi; bacalah lembar data keselamatan bahan sebelum bekerja.

  • Lassaletta dkk. (1992). Michael addition of formaldehyde dimethylhydrazone to nitroolefins. A new formyl anion equivalent. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)92538-3
  • LASSALETTA dkk. (1996). ChemInform Abstract: Formaldehyde Dimethylhydrazone: A New Neutral Reagent for Nucleophilic Hydroformylation and Hydrocyanation.. ChemInform doi:10.1002/chin.199645056
  • LASSALETTA dkk. (1992). ChemInform Abstract: Michael Addition of Formaldehyde Dimethylhydrazone to Nitro Olefins. A New Formyl Anion Equivalent.. ChemInform doi:10.1002/chin.199250083

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.