2-Hydroxyisobutyric Acid (2-HIBA) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks lainnya. Dalam laboratorium, 2-HIBA sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa heterosiklik, obat, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, senyawa ini menjadi pilihan yang populer untuk berbagai aplikasi kimia.
2-Hydroxyisobutyric Acid memiliki sifat kimia yang netral dan tidak berwarna, sehingga mudah dikenali dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini larut dalam air dan memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan. Karena sifatnya yang tidak reaktif secara berlebihan, 2-HIBA tidak mudah mengalami degradasi selama penyimpanan yang tepat. Hal ini menjadikannya bahan yang aman dan andal untuk digunakan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, 2-Hydroxyisobutyric Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan industri. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen sintesis senyawa aktif biologis, serta dalam pengujian kualitas bahan kimia. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga kompetitif, senyawa ini menjadi pilihan utama bagi para peneliti dan laboratorium di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk produksi produk farmasi
- Eksperimen analisis kimia untuk identifikasi struktur molekuler
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 594-61-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Hydroxyisobutyric Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini tidak beracun dan tidak berbahaya dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain. Penanganan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan selama penyimpanan dan penggunaan.
- Watanabe dkk. (2010). Racemization-free Monomer: α-Hydroxyisobutyric Acid from Bio-based Lactic Acid. Chemistry Letters doi:10.1246/cl.2010.698
- Rohwerder dkk. (2010). Biosynthesis of 2-hydroxyisobutyric acid (2-HIBA) from renewable carbon. Microbial Cell Factories doi:10.1186/1475-2859-9-13
- Lee dkk. (1996). Continuous production of D-?-hydroxyisobutyric acid from methacrylic acid by Candida rugosa. Biotechnology Letters doi:10.1007/bf00143461
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
