Isobutyric Acid dari TCI (kode I0103), juga dikenal sebagai asam 2-metilpropanoat, adalah asam karboksilat rantai pendek dengan cabang metil. Dalam kategori building block non-heterosiklik, senyawa ini menjadi bahan awal penting di laboratorium sintesis organik. Gugus karboksilatnya dapat diubah menjadi ester, amida, asil klorida, dan anhidrida. Selain dalam sintesis, asam isobutirat juga dikenal sebagai salah satu asam lemak rantai pendek. Senyawa ini dipelajari dalam bidang mikrobiologi, nutrisi, dan teknologi fermentasi.
Asam isobutirat berbentuk cairan dan memiliki bau tajam yang khas. Bentuk cair memudahkan penakaran dengan pipet atau gelas ukur dalam reaksi sintesis. Cabang metil pada posisi alfa memberi efek sterik yang berbeda dari asam butirat rantai lurus. Perbedaan ini dimanfaatkan saat peneliti ingin memperoleh gugus isobutiril dalam molekul target. Ester-esternya dikenal memiliki aroma buah, sehingga senyawa ini relevan dalam kimia perisa. Kemasan 25 mL dan 500 mL memberi pilihan antara kebutuhan riset kecil dan pemakaian rutin yang lebih besar.
Di Indonesia, asam isobutirat dibutuhkan oleh laboratorium kimia organik di perguruan tinggi untuk praktikum esterifikasi dan penelitian sintesis. Laboratorium pangan dan peternakan memakainya sebagai standar analisis asam lemak volatil, misalnya pada cairan rumen, silase, atau produk fermentasi. Penelitian mikrobiota usus yang makin berkembang juga memerlukan standar asam lemak rantai pendek bercabang seperti ini untuk analisis kromatografi gas.
Brosur TCI (PDF)
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 5
Produk TCI terkait
- Sintesis ester dan perisa: asam isobutirat direaksikan dengan berbagai alkohol untuk menghasilkan ester isobutirat beraroma buah yang dipelajari dalam kimia perisa dan pewangi.
- Pembuatan turunan asil: senyawa ini dapat diubah menjadi isobutiril klorida atau anhidrida, yaitu reagen untuk memasukkan gugus isobutiril ke amina, alkohol, dan senyawa aromatik.
- Standar analisis asam lemak volatil dengan GC: asam isobutirat dipakai sebagai baku pembanding untuk mengidentifikasi dan mengukur asam lemak rantai pendek dalam sampel rumen, feses, dan fermentasi.
- Penelitian mikrobiota dan metabolisme: sebagai asam lemak rantai pendek bercabang hasil fermentasi protein, senyawa ini relevan untuk studi metabolit bakteri usus dan kesehatan pencernaan.
- Praktikum kimia organik: reaksi esterifikasi Fischer dengan asam isobutirat cocok untuk mengajarkan reaksi kesetimbangan, pemurnian dengan distilasi, dan identifikasi produk melalui aromanya.
| Merek | TCI (kode produk I0103) |
|---|---|
| Nomor CAS | 79-31-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | cairan dengan bau tajam yang khas |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk berventilasi baik, jauh dari api dan basa kuat |
Asam isobutirat bersifat korosif. Senyawa ini dapat menyebabkan luka bakar pada kulit dan kerusakan mata, serta merupakan cairan yang mudah terbakar. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk dan berventilasi baik, jauh dari sumber api, oksidator kuat, dan basa. Tangani di lemari asam karena uapnya berbau sangat tajam dan mengiritasi. Gunakan sarung tangan tahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Siapkan bahan penyerap untuk tumpahan dan baca SDS sebelum memakainya.
- Muneyama dkk. (1995). Effects of water vapor in the oxidative dehydrogenation of isobutyric acid to methacrylic acid over iron phosphate catalyst. Catalysis Letters doi:10.1007/bf00808834
- Alyas Ahmed dkk. (2025). Synthesis, Characterization, Molecular docking of some Hydrazone derived from Isobutyric acid. IAR Journal of Clinical & Medical Biochemistry doi:10.47310/iarjcmb.2025.v05i02.001
- Klisáková dkk. (2004). On the role of zeolite structure and acidity in toluene acylation with isobutyric acid derivatives. Applied Catalysis A: General doi:10.1016/j.apcata.2004.05.019
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








