Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 826-55-1

2-Phenylisobutyric Acid TCI P1409

2-Phenylisobutyric Acid TCI P1409

Identitas Kimia

No. CAS
826-55-1
Rumus molekul
C10H12O2
Berat molekul
164.20 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-methyl-2-phenylpropanoic acid
SMILES
CC(C)(C1=CC=CC=C1)C(=O)O
InChIKey
YYEROYLAYAVZNW-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 13222
Harga reguler Rp 1.829.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.829.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-Phenylisobutyric Acid dari TCI (kode P1409), yang juga dikenal sebagai asam 2-metil-2-fenilpropanoat, adalah asam karboksilat aromatik dengan dua gugus metil pada karbon alfa. Akibatnya, karbon alfa menjadi pusat kuarterner yang terikat pada cincin fenil, dua metil, dan gugus karboksilat. Dalam katalog TCI, senyawa ini masuk golongan non-heterocyclic building block. Motif α,α-dimetilfenilasetat sering muncul dalam rancangan molekul farmasi, sehingga bahan ini menjadi intermediet yang berguna di laboratorium sintesis dan kimia medisinal.

Ciri utama bahan ini adalah karbon alfa kuarterner yang tidak memiliki atom hidrogen. Karena itu, senyawa ini tidak dapat mengalami enolisasi atau rasemisasi pada posisi alfa, tidak mudah teroksidasi di posisi benzilik, dan memberi halangan sterik yang cukup besar di sekitar gugus karbonil. Dalam desain obat, motif gem-dimetil seperti ini sering dipakai untuk menghambat metabolisme oksidatif dan membatasi konformasi. Gugus karboksilatnya tetap dapat diubah menjadi ester, amida, alkohol, atau isosianat melalui penataan ulang Curtius.

Kemasan 25 g dan 250 g menunjukkan bahwa bahan ini sering dipakai dalam jumlah relatif besar. Kemasan besar cocok untuk laboratorium pengembangan proses, pembuatan intermediet bertahap, atau kelompok riset di Indonesia yang memerlukan pasokan konsisten untuk sintesis berulang. Di lingkungan akademik, senyawa ini juga berguna sebagai contoh nyata pengaruh sterik dan ketiadaan hidrogen alfa terhadap reaktivitas asam karboksilat, misalnya pada reaksi esterifikasi dan dekarboksilasi.

  • Intermediet kimia medisinal: motif α,α-dimetilfenilasetat dipakai untuk membangun kandidat obat yang membutuhkan ketahanan metabolik di posisi benzilik dan konformasi yang lebih terbatas.
  • Sintesis amina kuarterner melalui penataan ulang Curtius: konversi gugus karboksilat menjadi isosianat menghasilkan kumilamina dan turunannya yang berguna sebagai building block bersterik besar.
  • Studi efek sterik pada reaksi asil: halangan di sekitar karbonil menjadikannya substrat yang baik untuk menguji pereaksi kopling amida atau metode esterifikasi pada asam yang sulit bereaksi.
  • Fungsionalisasi C–H terarah: gugus karboksilat atau amida turunannya dapat menjadi gugus pengarah untuk aktivasi C–H orto pada cincin aromatik dengan katalis logam transisi.
  • Senyawa pembanding analitik: dipakai sebagai standar dalam pengembangan metode HPLC atau GC untuk pemantauan intermediet dan pengotor pada proses sintesis farmasi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk P1409
Nomor CAS 826-55-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 250g
Bentuk fisik padatan kristal (detail merujuk ke CoA dari produsen)
Penyimpanan simpan tertutup rapat pada suhu ruang yang sejuk dan kering

Simpan 2-Phenylisobutyric Acid dalam wadah asli yang tertutup rapat, di rak bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari basa kuat dan oksidator. Untuk kemasan 250 g yang sering dibuka, ambil bahan secukupnya ke wadah kerja yang lebih kecil agar isi botol utama tidak sering terpapar udara lembap. Saat menimbang, kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu. Bila bahan mengenai kulit atau mata, segera bilas dengan air yang banyak.

—