2-Phenylisobutyric Acid dari TCI (kode P1409), yang juga dikenal sebagai asam 2-metil-2-fenilpropanoat, adalah asam karboksilat aromatik dengan dua gugus metil pada karbon alfa. Akibatnya, karbon alfa menjadi pusat kuarterner yang terikat pada cincin fenil, dua metil, dan gugus karboksilat. Dalam katalog TCI, senyawa ini masuk golongan non-heterocyclic building block. Motif α,α-dimetilfenilasetat sering muncul dalam rancangan molekul farmasi, sehingga bahan ini menjadi intermediet yang berguna di laboratorium sintesis dan kimia medisinal.
Ciri utama bahan ini adalah karbon alfa kuarterner yang tidak memiliki atom hidrogen. Karena itu, senyawa ini tidak dapat mengalami enolisasi atau rasemisasi pada posisi alfa, tidak mudah teroksidasi di posisi benzilik, dan memberi halangan sterik yang cukup besar di sekitar gugus karbonil. Dalam desain obat, motif gem-dimetil seperti ini sering dipakai untuk menghambat metabolisme oksidatif dan membatasi konformasi. Gugus karboksilatnya tetap dapat diubah menjadi ester, amida, alkohol, atau isosianat melalui penataan ulang Curtius.
Kemasan 25 g dan 250 g menunjukkan bahwa bahan ini sering dipakai dalam jumlah relatif besar. Kemasan besar cocok untuk laboratorium pengembangan proses, pembuatan intermediet bertahap, atau kelompok riset di Indonesia yang memerlukan pasokan konsisten untuk sintesis berulang. Di lingkungan akademik, senyawa ini juga berguna sebagai contoh nyata pengaruh sterik dan ketiadaan hidrogen alfa terhadap reaktivitas asam karboksilat, misalnya pada reaksi esterifikasi dan dekarboksilasi.
- Intermediet kimia medisinal: motif α,α-dimetilfenilasetat dipakai untuk membangun kandidat obat yang membutuhkan ketahanan metabolik di posisi benzilik dan konformasi yang lebih terbatas.
- Sintesis amina kuarterner melalui penataan ulang Curtius: konversi gugus karboksilat menjadi isosianat menghasilkan kumilamina dan turunannya yang berguna sebagai building block bersterik besar.
- Studi efek sterik pada reaksi asil: halangan di sekitar karbonil menjadikannya substrat yang baik untuk menguji pereaksi kopling amida atau metode esterifikasi pada asam yang sulit bereaksi.
- Fungsionalisasi C–H terarah: gugus karboksilat atau amida turunannya dapat menjadi gugus pengarah untuk aktivasi C–H orto pada cincin aromatik dengan katalis logam transisi.
- Senyawa pembanding analitik: dipakai sebagai standar dalam pengembangan metode HPLC atau GC untuk pemantauan intermediet dan pengotor pada proses sintesis farmasi.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk P1409 |
|---|---|
| Nomor CAS | 826-55-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | padatan kristal (detail merujuk ke CoA dari produsen) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat pada suhu ruang yang sejuk dan kering |
Simpan 2-Phenylisobutyric Acid dalam wadah asli yang tertutup rapat, di rak bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari basa kuat dan oksidator. Untuk kemasan 250 g yang sering dibuka, ambil bahan secukupnya ke wadah kerja yang lebih kecil agar isi botol utama tidak sering terpapar udara lembap. Saat menimbang, kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu. Bila bahan mengenai kulit atau mata, segera bilas dengan air yang banyak.
—
