4-Methylphthalic Anhydride adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur anhidrida phthalat dengan substitusi metil pada posisi tertentu, sehingga memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi. Di laboratorium, senyawa ini sering dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk produksi senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, industri plastik, dan bahan kimia industri.
Karakteristik utama dari 4-Methylphthalic Anhydride adalah sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi esterifikasi dan reaksi nucleofili. Senyawa ini juga memiliki titik leleh yang cukup tinggi, sehingga memudahkan pengendaliannya dalam proses sintesis. Karena sifat kimianya yang kuat, bahan ini dipilih untuk reaksi yang membutuhkan kestabilan dan reaktivitas yang baik.
Di laboratorium Indonesia, 4-Methylphthalic Anhydride digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi industri. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam penelitian tentang polimer dan bahan aditif, yang merupakan bagian dari kebutuhan industri lokal.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pengembangan bahan polimer dengan sifat tertentu
- Reaksi esterifikasi untuk produksi senyawa ester
- Penelitian tentang bahan aditif dalam industri plastik
- Produksi senyawa farmasi yang memerlukan struktur anhidrida
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19438-61-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Methylphthalic Anhydride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang aktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan bahan dan mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Boey dkk. (2000). Glass‐transition temperature–conversion relationship for an epoxy–hexahydro‐4‐methylphthalic anhydride system. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/1097-4628(20001017)78:3<511::aid-app50>3.3.co;2-1
- Boey dkk. (2000). Glass-transition temperature-conversion relationship for an epoxy-hexahydro-4-methylphthalic anhydride system. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/1097-4628(20001017)78:3<511::aid-app50>3.0.co;2-a
- Boey dkk. (2000). Determining the gel point of an epoxy-hexaanhydro-4-methylphthalic anhydride (MHHPA) system. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/(sici)1097-4628(20000523)76:8<1248::aid-app5>3.0.co;2-0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
