3,4-Methylenedioxycinnamic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan gugus methylenedioxy yang memberikan sifat unik pada senyawa ini. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain, terutama senyawa yang memiliki aktivitas biologis. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme aksi senyawa aktif dalam tubuh manusia.
Salah satu karakteristik utama dari 3,4-Methylenedioxycinnamic Acid adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional lainnya, sehingga memungkinkan modifikasi struktur molekul untuk menciptakan senyawa baru. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan isolasi dalam eksperimen laboratorium. Sifat kimia dan fisika yang stabil membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk penelitian yang memerlukan konsistensi hasil.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang farmakologi, biokimia, dan kimia organik. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan bahan ini untuk eksperimen terkait pengembangan obat, studi aktivitas biologis, serta analisis struktur molekul. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian ilmiah di Indonesia.
- Penelitian tentang aktivitas farmakologis senyawa baru
- Sintesis senyawa dengan struktur kompleks untuk pengembangan obat
- Analisis struktur molekul dalam studi kimia organik
- Eksperimen dalam bidang biokimia untuk memahami mekanisme reaksi
- Penelitian tentang efek biologis senyawa pada sel dan jaringan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2373-80-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3,4-Methylenedioxycinnamic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpan bahan ini bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kecelakaan.
- Ahmadian Chashmi dkk. (2015). Lignan enhancement in hairy root cultures of Linum album using coniferaldehyde and methylenedioxycinnamic acid. Preparative Biochemistry and Biotechnology doi:10.1080/10826068.2015.1068802
- Ladeira dkk. (2023). Grafted chitosan nanogel with 3,4-methylenedioxycinnamic acid: synthesis, characterization and application in the encapsulation of monoterpenes with antifungal properties. International Journal of Polymeric Materials and Polymeric Biomaterials doi:10.1080/00914037.2022.2163643
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
