2-Methyl-4-heptanone adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan digunakan untuk membangun senyawa dengan struktur tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa organik lainnya. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen kimia.
2-Methyl-4-heptanone memiliki sifat non-polar dan volatil, yang memudahkan proses penguapan dan pemisahan dalam reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam reaksi yang memerlukan suhu tinggi. Karena kestabilan kimianya, senyawa ini tidak mudah terdegradasi dalam kondisi laboratorium yang biasa.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, baik di universitas maupun institusi penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam eksperimen sintesis senyawa kompleks, yang mendukung perkembangan ilmu kimia di negeri ini.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan bahan kimia baru
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi substitusi dan oksidasi
- Pembuatan senyawa aroma dan bahan baku kosmetik
- Penelitian tentang struktur molekuler dan sifat fisik senyawa organik
- Pemrosesan bahan baku dalam industri farmasi dan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 626-33-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Methyl-4-heptanone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, penggunaan harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk mencegah akumulasi uap.
—
