Ethyl 2-Methylacetoacetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa heterosiklik maupun senyawa dengan struktur karbon yang kompleks. Dalam laboratorium, bahan ini berperan sebagai bahan bantu dalam reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lain yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Ethyl 2-Methylacetoacetate memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang baik terhadap berbagai kondisi kimia. Senyawa ini bersifat tidak berwarna, cair, dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Sifat fisik dan kimia yang konsisten membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai eksperimen kimia. Selain itu, senyawa ini tidak mengandung bahan beracun atau berbahaya yang dapat mengganggu keamanan laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Ethyl 2-Methylacetoacetate digunakan secara luas oleh peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi serta lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa baru dan pengembangan produk farmasi. Ketersediaannya yang stabil dan harga yang kompetitif membuatnya menjadi pilihan utama di banyak laboratorium.
- Reaksi sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Pembuatan senyawa ester dalam reaksi esterifikasi untuk analisis kimia
- Penggunaan dalam reaksi substitusi untuk modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi proses
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 609-14-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 250mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl 2-Methylacetoacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga wadah penyimpanannya harus tahan api dan terpisah dari sumber panas. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Döhring dkk. (1994). Intermediates in the palladium-catalysed reaction of 1,3-dienes Part 8. The reaction of palladium-butadiene complexes with ethyl methylacetoacetate. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/0020-1693(94)03907-0
- Ramos dkk. (2009). On the microbial reduction of ethyl α-methylacetoacetate. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/j.tetasy.2009.03.011
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
