4-Methylcinnamic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari rantai aromatik dan gugus karboksilat. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), 4-Methylcinnamic Acid sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa kompleks seperti obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa aromatik lainnya. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama para ilmuwan dan peneliti di berbagai bidang kimia.
4-Methylcinnamic Acid memiliki sifat fisika dan kimia yang memudahkan penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini bersifat padat, berwarna putih, dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Stabilitasnya terhadap suhu dan kelembapan membuatnya cocok untuk penyimpanan jangka panjang. Selain itu, kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi hidrolisis membuatnya sangat fleksibel dalam aplikasi kimia.
Di laboratorium Indonesia, 4-Methylcinnamic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas, lembaga penelitian, dan perusahaan manufaktur kimia. Karena kehandalannya dan keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi bagian penting dalam pengembangan produk baru dan penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang digunakan dalam industri farmasi
- Pembuatan bahan baku untuk produksi obat-obatan dan bahan kimia industri
- Reaksi kimia organik untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa baru
- Pengembangan bahan kimia yang ramah lingkungan dan berkelanjutan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1866-39-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Methylcinnamic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Karena bersifat padat dan tidak mudah terurai, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan jangka pendek. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Sun dkk. (2012). In-situ ATR-IR investigation of methylcinnamic acid adsorption and hydrogenation on Pd/Al2O3. Catalysis Communications doi:10.1016/j.catcom.2011.09.040
- Ghosh dkk. (1998). Crystalline state photoreaction in 4-methylcinnamic acid: a Raman phonon spectroscopic study. Journal of Raman Spectroscopy doi:10.1002/(sici)1097-4555(199804)29:4<263::aid-jrs233>3.0.co;2-n
- KURODA dkk. (1990). ChemInform Abstract: Dynamic Molecular Motions of p‐Methylcinnamic Acid Included into β‐Cyclodextrin Derivatives: A New Type of Free‐Energy Relationship in Complex Formation.. ChemInform doi:10.1002/chin.199004086
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
