2-Methylcinnamic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam pembuatan senyawa aromatik dan turunannya, serta sebagai bahan baku dalam penelitian kimia murni. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini berperan penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam farmasi, material, dan industri kimia. Di laboratorium, 2-Methylcinnamic Acid digunakan untuk memperluas pemahaman tentang reaktivitas dan sifat kimia senyawa aromatik.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Struktur molekulnya yang mengandung gugus karbonil dan gugus cinnamik membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi tambahan. Karena sifatnya yang tidak sangat reaktif dalam kondisi biasa, senyawa ini dapat disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama jika disimpan dengan benar. Sifat ini menjadikannya pilihan yang baik untuk penelitian yang membutuhkan bahan yang stabil namun masih fleksibel dalam reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, 2-Methylcinnamic Acid digunakan dalam berbagai penelitian kimia murni dan sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan senyawa baru, termasuk dalam bidang farmasi dan material. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik sebagai bahan baku dalam penelitian kimia murni
- Pengembangan senyawa farmakologis dalam bidang farmasi dan obat-obatan
- Reaksi substitusi dan reaksi tambahan dalam laboratorium kimia organik
- Penelitian tentang struktur dan reaktivitas senyawa kompleks
- Pembuatan material baru dengan sifat kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2373-76-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Methylcinnamic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang tidak sangat reaktif, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus, tetapi tetap perlu dihindari dari kelembapan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Sun dkk. (2012). In-situ ATR-IR investigation of methylcinnamic acid adsorption and hydrogenation on Pd/Al2O3. Catalysis Communications doi:10.1016/j.catcom.2011.09.040
- Ghosh dkk. (1998). Crystalline state photoreaction in 4-methylcinnamic acid: a Raman phonon spectroscopic study. Journal of Raman Spectroscopy doi:10.1002/(sici)1097-4555(199804)29:4<263::aid-jrs233>3.0.co;2-n
- KURODA dkk. (1990). ChemInform Abstract: Dynamic Molecular Motions of p‐Methylcinnamic Acid Included into β‐Cyclodextrin Derivatives: A New Type of Free‐Energy Relationship in Complex Formation.. ChemInform doi:10.1002/chin.199004086
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
