3-Methylcinnamic Acid adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus karboksilat, sehingga berperan sebagai bahan dasar atau building block dalam pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai reaktan dalam reaksi esterifikasi, reduksi, dan reaksi substitusi.
Karakteristik utama dari 3-Methylcinnamic Acid adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain. Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat tersebut, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan memudahkan proses pemisahan atau isolasi produk akhir.
Di laboratorium Indonesia, 3-Methylcinnamic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan pengembangan senyawa baru. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan senyawa dengan struktur aromatik dan gugus karboksilat. Karena ketersediaannya dan kualitasnya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi esterifikasi dalam produksi bahan kimia industri
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru
- Pembuatan senyawa intermediat dalam sintesis farmakologis
- Penelitian tentang reaktivitas dan struktur senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3029-79-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
3-Methylcinnamic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Saat mengambil atau menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi.
- Sun dkk. (2012). In-situ ATR-IR investigation of methylcinnamic acid adsorption and hydrogenation on Pd/Al2O3. Catalysis Communications doi:10.1016/j.catcom.2011.09.040
- Ghosh dkk. (1998). Crystalline state photoreaction in 4-methylcinnamic acid: a Raman phonon spectroscopic study. Journal of Raman Spectroscopy doi:10.1002/(sici)1097-4555(199804)29:4<263::aid-jrs233>3.0.co;2-n
- KURODA dkk. (1990). ChemInform Abstract: Dynamic Molecular Motions of p‐Methylcinnamic Acid Included into β‐Cyclodextrin Derivatives: A New Type of Free‐Energy Relationship in Complex Formation.. ChemInform doi:10.1002/chin.199004086
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
