4-Methylvaleric Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks. Sebagai building block, senyawa ini memiliki potensi untuk bereaksi dengan berbagai reagen lain, sehingga membantu dalam pengembangan senyawa baru atau modifikasi struktur molekul. 4-Methylvaleric Acid memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi kimia. Senyawa ini biasanya berbentuk cair dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau etanol. Keberadaan senyawa ini dalam bentuk cair memudahkan penggunaan dan penyimpanannya dalam laboratorium. Di laboratorium Indonesia, 4-Methylvaleric Acid digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk sintesis senyawa aromatik dan non-aromatik. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam penelitian farmakologi dan kimia organik untuk pengembangan obat atau bahan kimia industri. Karena keberadaannya yang stabil dan aplikasi yang luas, senyawa ini menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik sebagai bahan baku dalam produksi obat
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa ester yang memiliki sifat organik
- Pembuatan senyawa dengan struktur kompleks melalui reaksi kimia berantai
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi proses
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 646-07-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
4-Methylvaleric Acid sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Wadah harus terlindungi dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam penggunaan dan pembuangan. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kontaminasi atau kecelakaan.
- Wolf dkk. (2009). Determination of Structure of β,δ-Dihydroxy-β-methylvaleric Acid. Nutrition Reviews doi:10.1111/j.1753-4887.1986.tb07563.x
- Frydenvang dkk. (1995). GABAB antagonists: Enantiopharmacology of 5‐amino‐4‐hydroxy‐2‐methylvaleric acid and X‐ray structure of the eutomer. Chirality doi:10.1002/chir.530070706
- Wendel dkk. (1992). Determination of (S)- and (R)-2-oxo-3-methylvaleric acid in plasma of patients with maple syrup urine disease. Clinica Chimica Acta doi:10.1016/0009-8981(92)90024-k
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
