2-Methyl-3-butenenitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur nitril yang memungkinkan reaksi kimia yang beragam, seperti reaksi adisi, substitusi, dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik, ester, dan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam farmasi, material, dan industri kimia.
Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, 2-Methyl-3-butenenitrile mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, dan pelarut organik. Sifatnya yang tidak mudah terurai dalam kondisi normal memungkinkan penyimpanan yang relatif mudah, selama dilakukan dengan hati-hati. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk proses reaksi yang memerlukan suhu tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa sintetik yang memerlukan reaksi nitril. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang medis dan industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan ester dan senyawa aromatik dalam industri kimia
- Reaksi adisi nitril untuk menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam analisis kimia
- Penelitian material baru yang memanfaatkan sifat kimia nitril
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16529-56-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat mudah terbakar, wadah harus dibuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpan bersama bahan berbahaya lainnya seperti asam atau basa kuat.
—
