2-Methoxyphenylacetonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan dasar atau building block untuk pembuatan senyawa kompleks. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai donor elektron atau sebagai substrat dalam reaksi substitusi. Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus nitril dan gugus metoksil, yang memberikan sifat reaktif dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi seperti nucleophilic substitution, coupling, dan lainnya. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat volatil dan mudah terurai, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati dalam proses penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Para peneliti sering memanfaatkan senyawa ini sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aktif biologis atau komponen material inovatif. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para ilmuwan untuk melakukan eksperimen tanpa harus mengimpor bahan yang lebih mahal atau sulit diakses.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk pengembangan obat baru.
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa heterosiklik kompleks.
- Penelitian tentang reaktivitas gugus nitril dalam kondisi berbeda.
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi bahan kimia industri.
- Pengujian katalis dalam reaksi organik yang memerlukan substrat stabil.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7035-03-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Karena sifat volatilnya, senyawa ini harus ditangani dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan dengan alat pelindung yang sesuai. Selain itu, harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan di area terbuka.
- Orlov dkk. (2004). Reaction of 4‐Nitrochlorobenzene with 2‐Methoxyphenylacetonitrile.. ChemInform doi:10.1002/chin.200428145
- Chen dkk. (2008). Biosynthesis of p-methoxyphenylacetic acid from p-methoxyphenylacetonitrile by immobilized Bacillus subtilis ZJB-063. Process Biochemistry doi:10.1016/j.procbio.2008.05.002
- Orlov dkk. (2003). Reaction of 4-Nitrochlorobenzene with 2-Methoxyphenylacetonitrile. Russian Journal of Organic Chemistry doi:10.1023/b:rujo.0000010231.69198.a0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


