TCI M0924 2-Methyl-5-nitroimidazole-1-ethanol dengan nomor CAS 443-48-1 adalah senyawa nitroimidazol yang dikenal luas sebagai metronidazol, salah satu zat antimikroba paling penting dalam kelompok nitroimidazol. Struktur intinya berupa cincin imidazol yang membawa gugus metil, gugus nitro pada posisi lima, serta rantai samping hidroksietil pada atom nitrogen. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai reagen dan zat uji pada riset antibiotik, kajian mikrobiologi anaerob dan protozoa, serta pengembangan dan validasi metode analisis farmasi.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah gugus nitro aromatik yang dapat mengalami reduksi pada kondisi anaerob, sebuah karakteristik yang menjadi dasar selektivitas kerjanya terhadap organisme anaerob dan menjadikannya senyawa rujukan dalam studi mekanisme prodrug bioreduktif. Senyawa ini berbentuk padatan kristal yang mudah ditimbang secara akurat, memiliki kromofor kuat sehingga terdeteksi baik pada detektor ultraviolet, dan menunjukkan kelarutan yang memadai dalam pelarut polar seperti metanol dan dimetilsulfoksida. Gugus hidroksil pada rantai sampingnya juga menyediakan titik derivatisasi untuk sintesis analog atau ester.
Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan bahan ini di fakultas farmasi, kedokteran, dan laboratorium kendali mutu untuk pengembangan metode kromatografi cair, uji disolusi, penyiapan larutan induk pada pengujian mikrobiologi, serta riset resistensi antimikroba. Ketersediaan kemasan 25 g dan 500 g memungkinkan laboratorium riset kecil maupun unit analisis rutin memilih ukuran yang sesuai. Kelembapan tropis dan paparan cahaya menjadi dua faktor utama yang perlu dikendalikan agar mutu padatan tetap terjaga.
- Bahan rujukan pengembangan metode HPLC dan spektrofotometri, karena kromofor nitroimidazolnya memberikan serapan ultraviolet yang kuat sehingga deteksi berlangsung peka dan konsisten.
- Uji aktivitas antimikroba terhadap bakteri anaerob dan protozoa, sebab senyawa ini merupakan wakil klasik kelompok nitroimidazol dalam kajian kepekaan mikroorganisme.
- Penelitian mekanisme prodrug bioreduktif, mengingat reduksi gugus nitro pada lingkungan miskin oksigen menjadi model yang banyak dipelajari untuk desain obat selektif hipoksia.
- Bahan awal sintesis analog dan turunan ester, karena gugus hidroksietil pada rantai samping menyediakan titik modifikasi kimia yang mudah diakses.
- Studi formulasi dan disolusi sediaan farmasi, sebab perilaku kelarutan dan stabilitasnya sering dijadikan acuan dalam praktikum teknologi farmasi dan riset pengembangan produk.
| Merek | TCI, kode produk M0924 |
|---|---|
| Nomor CAS | 443-48-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristal atau serbuk |
| Penyimpanan | simpan pada wadah tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan padatan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat kering, sejuk, dan terlindung dari cahaya karena senyawa nitroaromatik umumnya peka terhadap paparan sinar. Botol berwarna gelap atau penyimpanan di dalam lemari tertutup sangat dianjurkan, terutama pada laboratorium dengan kelembapan tinggi; menambahkan desikan pada wadah sekunder membantu mencegah penggumpalan serbuk. Lakukan penimbangan menggunakan sendok bersih dan kering di dalam lemari asam atau timbangan berpelindung agar serbuk halus tidak tersebar ke udara. Kenakan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung, serta cuci tangan setelah bekerja. Perlakukan sisa bahan dan larutan sebagai limbah farmasi yang harus dibuang melalui jalur resmi.
—
