Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 443-48-1

2-Methyl-5-nitroimidazole-1-ethanol TCI M0924

2-Methyl-5-nitroimidazole-1-ethanol TCI M0924

Identitas Kimia

No. CAS
443-48-1
Rumus molekul
C6H9N3O3
Berat molekul
171.15 g/mol
Kemurnian
>99.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(2-methyl-5-nitroimidazol-1-yl)ethanol
SMILES
CC1=NC=C(N1CCO)[N+](=O)[O-]
InChIKey
VAOCPAMSLUNLGC-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 4173
Harga reguler Rp 2.199.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.199.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0924 2-Methyl-5-nitroimidazole-1-ethanol dengan nomor CAS 443-48-1 adalah senyawa nitroimidazol yang dikenal luas sebagai metronidazol, salah satu zat antimikroba paling penting dalam kelompok nitroimidazol. Struktur intinya berupa cincin imidazol yang membawa gugus metil, gugus nitro pada posisi lima, serta rantai samping hidroksietil pada atom nitrogen. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai reagen dan zat uji pada riset antibiotik, kajian mikrobiologi anaerob dan protozoa, serta pengembangan dan validasi metode analisis farmasi.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah gugus nitro aromatik yang dapat mengalami reduksi pada kondisi anaerob, sebuah karakteristik yang menjadi dasar selektivitas kerjanya terhadap organisme anaerob dan menjadikannya senyawa rujukan dalam studi mekanisme prodrug bioreduktif. Senyawa ini berbentuk padatan kristal yang mudah ditimbang secara akurat, memiliki kromofor kuat sehingga terdeteksi baik pada detektor ultraviolet, dan menunjukkan kelarutan yang memadai dalam pelarut polar seperti metanol dan dimetilsulfoksida. Gugus hidroksil pada rantai sampingnya juga menyediakan titik derivatisasi untuk sintesis analog atau ester.

Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan bahan ini di fakultas farmasi, kedokteran, dan laboratorium kendali mutu untuk pengembangan metode kromatografi cair, uji disolusi, penyiapan larutan induk pada pengujian mikrobiologi, serta riset resistensi antimikroba. Ketersediaan kemasan 25 g dan 500 g memungkinkan laboratorium riset kecil maupun unit analisis rutin memilih ukuran yang sesuai. Kelembapan tropis dan paparan cahaya menjadi dua faktor utama yang perlu dikendalikan agar mutu padatan tetap terjaga.

  • Bahan rujukan pengembangan metode HPLC dan spektrofotometri, karena kromofor nitroimidazolnya memberikan serapan ultraviolet yang kuat sehingga deteksi berlangsung peka dan konsisten.
  • Uji aktivitas antimikroba terhadap bakteri anaerob dan protozoa, sebab senyawa ini merupakan wakil klasik kelompok nitroimidazol dalam kajian kepekaan mikroorganisme.
  • Penelitian mekanisme prodrug bioreduktif, mengingat reduksi gugus nitro pada lingkungan miskin oksigen menjadi model yang banyak dipelajari untuk desain obat selektif hipoksia.
  • Bahan awal sintesis analog dan turunan ester, karena gugus hidroksietil pada rantai samping menyediakan titik modifikasi kimia yang mudah diakses.
  • Studi formulasi dan disolusi sediaan farmasi, sebab perilaku kelarutan dan stabilitasnya sering dijadikan acuan dalam praktikum teknologi farmasi dan riset pengembangan produk.

Merek TCI, kode produk M0924
Nomor CAS 443-48-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik padatan kristal atau serbuk
Penyimpanan simpan pada wadah tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan padatan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat kering, sejuk, dan terlindung dari cahaya karena senyawa nitroaromatik umumnya peka terhadap paparan sinar. Botol berwarna gelap atau penyimpanan di dalam lemari tertutup sangat dianjurkan, terutama pada laboratorium dengan kelembapan tinggi; menambahkan desikan pada wadah sekunder membantu mencegah penggumpalan serbuk. Lakukan penimbangan menggunakan sendok bersih dan kering di dalam lemari asam atau timbangan berpelindung agar serbuk halus tidak tersebar ke udara. Kenakan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung, serta cuci tangan setelah bekerja. Perlakukan sisa bahan dan larutan sebagai limbah farmasi yang harus dibuang melalui jalur resmi.

—