Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 152-47-6

Sulfalene, CAS 152-47-6, TCI S0917

Sulfalene, CAS 152-47-6, TCI S0917

Identitas Kimia

No. CAS
152-47-6
PubChem
CID 9047·SID 253660181
Rumus molekul
C11H12N4O3S
Berat molekul
280.31 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-amino-N-(3-methoxypyrazin-2-yl)benzenesulfonamide
SMILES
COC1=NC=CN=C1NS(=O)(=O)C2=CC=C(C=C2)N
InChIKey
KXRZBTAEDBELFD-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.246.350,00
Harga reguler Rp 887.250,00 Harga obral Rp 1.246.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sulfalene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa antifungal dan memiliki aktivitas biologis yang menarik, sehingga sering digunakan dalam penelitian terkait mikroba dan reaksi kimia. Sulfalene memiliki struktur molekuler yang unik, yang membuatnya menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa lain dan dalam pengujian aktivitas biologis.

Sulfalene memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, bahan ini cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan ketahanan kimia. Selain itu, sulfalene juga memiliki potensi sebagai bahan bantu dalam pengujian toksisitas dan efektivitas senyawa antifungal.

Di laboratorium Indonesia, sulfalene digunakan dalam penelitian farmakologis dan mikrobiologi. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk berperan dalam berbagai reaksi kimia. Peneliti di Indonesia juga menggunakan sulfalene untuk studi tentang mekanisme kerja senyawa antifungal dan pengembangan obat baru.

  • Sulfalene digunakan dalam uji aktivitas antifungal untuk mengidentifikasi senyawa yang efektif terhadap jamur patogen.
  • Bahan ini cocok untuk sintesis senyawa kimia kompleks dalam laboratorium kimia karena sifat kimianya yang stabil.
  • Sulfalene dapat diaplikasikan dalam penelitian toksisitas untuk mengevaluasi dampak senyawa pada sel manusia.
  • Bahan ini sering dipakai dalam eksperimen biokimia untuk mempelajari reaksi kimia dalam lingkungan biologis.
  • Sulfalene digunakan dalam pengujian efektivitas senyawa antifungal terhadap bakteri dan jamur yang resisten terhadap obat.

Merek TCI
Nomor CAS 152-47-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung

Sulfalene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan udara bebas. Dalam penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Sulfalene tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang reaktif untuk mencegah reaksi berbahaya.

  • (2023). Artesunate/pyrimethamine/sulfalene. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-023-51372-2
  • Peters (2009). Potentiating Action of Sulfalene-Pyrimethamine Mixtures against Drug-Resistant Strains of Plasmodium berghei. Chemotherapy doi:10.1159/000220753
  • Fazli dkk. (2021). Cubic cobalt and zinc co-doped magnetite nanoparticles for persulfate and hydrogen peroxide activation towards the effective photodegradation of Sulfalene. Chemical Engineering Journal doi:10.1016/j.cej.2020.126391

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.