Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 2447-57-6

Sulfadoxin, CAS 2447-57-6, TCI S0899

Sulfadoxin, CAS 2447-57-6, TCI S0899

Identitas Kimia

No. CAS
2447-57-6
PubChem
CID 17134·SID 172089109
Rumus molekul
C12H14N4O4S
Berat molekul
310.33 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-amino-N-(5,6-dimethoxypyrimidin-4-yl)benzenesulfonamide
SMILES
COC1=C(N=CN=C1OC)NS(=O)(=O)C2=CC=C(C=C2)N
InChIKey
PJSFRIWCGOHTNF-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.087.800,00
Harga reguler Rp 775.950,00 Harga obral Rp 1.087.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sulfadoxin adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu hayat dan biokimia. Sebagai salah satu antibiotik sulfonamida, sulfadoxin berperan dalam penghambatan pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat sintesis asam folat, yang merupakan komponen penting dalam pembentukan DNA dan protein. Produk ini sangat berguna dalam penelitian mikrobiologi, farmakologi, dan pengembangan obat. Dalam laboratorium, sulfadoxin sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau dalam uji aktivitas antibakteri.

Sulfadoxin memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil amina dan air. Keunggulan utama dari sulfadoxin adalah kemampuannya untuk mempertahankan aktivitasnya dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penelitian dan penggunaan dalam berbagai eksperimen. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam penggunaan sesuai kebutuhan eksperimen.

Di laboratorium Indonesia, sulfadoxin menjadi bahan yang populer dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmasi, dan mikrobiologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan sulfadoxin sebagai bahan dasar dalam pengembangan obat baru dan uji efektivitas antibiotik. Produk ini juga sering digunakan dalam program penelitian yang bertujuan meningkatkan pemahaman tentang resistensi antibiotik di lingkungan lokal.

  • Uji aktivitas antibakteri untuk mengevaluasi efektivitas senyawa terhadap bakteri patogen
  • Sintesis senyawa kimia sebagai bahan baku dalam produksi obat
  • Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik sulfonamida
  • Pengembangan obat baru dengan pendekatan farmakologi
  • Analisis kualitas air dan lingkungan untuk deteksi kandungan antibiotik

Merek TCI
Nomor CAS 2447-57-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Sulfadoxin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar adalah ideal untuk menjaga kualitas bahan. Saat mengambil dan menggunakan sulfadoxin, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selain itu, produk ini harus dihindari dari paparan bahan kimia berbahaya lainnya untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.

  • Solliec dkk. (2014). Analysis of trimethoprim, lincomycin, sulfadoxin and tylosin in swine manure using laser diode thermal desorption-atmospheric pressure chemical ionization-tandem mass spectrometry. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2014.04.023
  • Eichenlaub dkk. (2008). Falciparum-Malaria bei Ostafrika-Touristen trotz Fansidar-Prophylaxe: Ein Beitrag zur wachsenden Chloroquin- und Pyrimethamin-Sulfadoxin-Resistenz in Gebieten Ostafrikas. DMW - Deutsche Medizinische Wochenschrift doi:10.1055/s-2008-1069553
  • Barraviera dkk. (1991). Isoniazid acetylating phenotype in patients with paracoccidioidomycosis and its relationship with serum sulfadoxin levels, glucose-6-phosphate dehydrogenase and glutathione reductase activities. Revista da Sociedade Brasileira de Medicina Tropical doi:10.1590/s0037-86821991000200008

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.