Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 83972-01-4

Magnesium 4-Nitrobenzyl Malonate TCI M0938

Magnesium 4-Nitrobenzyl Malonate TCI M0938

Identitas Kimia

No. CAS
83972-01-4
PubChem
CID 13338668·SID 87572920
Rumus molekul
C20H16MgN2O12
Berat molekul
500.7 g/mol
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
magnesium bis(3-[(4-nitrophenyl)methoxy]-3-oxopropanoate)
SMILES
C1=CC(=CC=C1COC(=O)CC(=O)[O-])[N+](=O)[O-].C1=CC(=CC=C1COC(=O)CC(=O)[O-])[N+](=O)[O-].[Mg+2]
InChIKey
WAFDWKYNSTVECG-UHFFFAOYSA-L
Harga reguler Rp 3.287.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.287.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0938 Magnesium 4-Nitrobenzyl Malonate dengan nomor CAS 83972-01-4 adalah garam magnesium dari mono-ester malonat yang gugus esternya berupa 4-nitrobenzil. Senyawa ini merupakan reagen khusus yang dirancang untuk memindahkan unit malonat ke gugus asil, sehingga menghasilkan β-keto ester dengan efisiensi tinggi. Di laboratorium sintesis organik, bahan ini berperan sebagai building block penting yang menjembatani turunan asam karboksilat aktif dengan kerangka β-keto ester, salah satu intermediet paling serbaguna dalam pembangunan molekul kompleks.

Sifat yang membuat reagen ini dipilih adalah bentuk garam magnesiumnya yang sudah "siap pakai", sehingga pengguna tidak perlu membangkitkan enolat malonat secara terpisah dengan basa kuat yang rentan menimbulkan reaksi samping. Gugus 4-nitrobenzil berperan sebagai gugus pelindung karboksil yang stabil terhadap banyak kondisi reaksi namun dapat dilepaskan secara selektif melalui hidrogenolisis atau reduksi, sehingga sangat cocok untuk molekul target yang rapuh. Bentuk padatannya memudahkan penimbangan akurat dan penyimpanan, serta mendukung penambahan bertahap pada reaksi berskala laboratorium.

Di Indonesia, reagen ini terutama dipakai pada laboratorium riset sintesis obat dan kimia medisinal di universitas maupun lembaga penelitian, khususnya pada kajian rute sintesis antibiotik β-laktam golongan karbapenem yang secara klasik menggunakan intermediet malonat ester ini. Kemasan 25 g sesuai dengan sifat pemakaiannya yang spesifik dan berskala riset. Karena senyawa ini padatan yang peka terhadap kelembapan, penyimpanan kering menjadi perhatian utama di iklim tropis.

  • Sintesis β-keto ester dari turunan asil aktif, karena reagen ini memindahkan unit malonat secara langsung tanpa perlu membangkitkan enolat dengan basa kuat.
  • Riset sintesis antibiotik karbapenem dan β-laktam, sebab intermediet malonat 4-nitrobenzil ester merupakan komponen klasik pada rute pembentukan kerangka bisiklik tersebut.
  • Pemasangan gugus pelindung karboksil yang dapat dilepas secara selektif, mengingat fragmen 4-nitrobenzil dapat dihilangkan melalui hidrogenolisis pada kondisi yang relatif lunak.
  • Sintesis senyawa heterosiklik berbasis β-diketon dan β-keto ester, karena intermediet yang dihasilkan mudah disiklisasi menjadi pirazol, isoksazol, maupun piridinon.
  • Pengembangan rute sintesis molekul kompleks berskala laboratorium, sebab reaksi asilasi malonat berlangsung dengan selektivitas baik dan prosedur kerja yang relatif sederhana.

Merek TCI, kode produk M0938
Nomor CAS 83972-01-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan atau serbuk
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, tertutup rapat, hindari kelembapan

Simpan padatan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena garam magnesium malonat dapat menyerap uap air dan kehilangan reaktivitasnya. Penggunaan desikator atau wadah sekunder berisi bahan pengering sangat dianjurkan pada laboratorium dengan kelembapan tinggi. Lakukan penimbangan dan pemindahan dengan cepat menggunakan spatula kering, sebaiknya di dalam kotak sarung tangan atau lemari asam yang dialiri gas inert bila reaksi menuntut kondisi bebas air. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, masker debu, dan jas laboratorium. Hindari kontak dengan asam kuat, dan tampung sisa bahan sebagai limbah kimia berlabel.

—