TCI M0981 4-Methylmorpholine N-Oxide dalam bentuk larutan 50% dalam air adalah reagen oksidasi yang sangat dikenal di laboratorium sintesis organik, umumnya disingkat NMO. Senyawa ini jarang bertindak sebagai oksidator utama, melainkan berperan sebagai ko-oksidan yang tugasnya meregenerasi katalis logam agar dapat bekerja berulang kali. Peran inilah yang membuat NMO menjadi komponen kunci dalam prosedur dihidroksilasi alkena dan oksidasi alkohol yang menggunakan katalis logam dalam jumlah sangat kecil, sehingga penggunaan logam mahal maupun beracun dapat ditekan secara signifikan.
Sifat yang membuat reagen ini unggul adalah potensial oksidasinya yang sedang dan terkendali, cukup untuk mengembalikan katalis ke keadaan aktifnya tetapi tidak cukup agresif untuk merusak gugus fungsi lain pada substrat. Karakter ini penting dalam sintesis molekul kompleks yang menuntut selektivitas tinggi. Penyediaan dalam bentuk larutan berair dengan konsentrasi yang telah ditentukan pabrikan memberi keuntungan praktis, yaitu penakaran cukup dilakukan secara volumetrik tanpa perlu menimbang padatan higroskopis yang bobotnya mudah berubah akibat serapan air dari udara.
Di laboratorium Indonesia, NMO banyak dipakai pada riset sintesis total, kimia bahan alam, serta pengembangan rute sintesis bahan antara farmasi di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 25mL sesuai untuk percobaan penjajakan skala kecil, sedangkan kemasan 500mL menopang laboratorium yang menjalankan reaksi oksidasi secara rutin dalam jumlah pengulangan yang cukup banyak sepanjang periode penelitian.
- Ko-oksidan pada dihidroksilasi alkena, karena NMO meregenerasi katalis osmium sehingga reaksi berjalan dengan jumlah katalis logam yang sangat kecil.
- Oksidasi alkohol menjadi aldehida dan keton, sebab reagen ini menopang sistem katalitik perrutenat yang bekerja dalam kondisi ringan dan selektif.
- Sintesis total bahan alam, mengingat selektivitas oksidasi yang terkendali sangat dibutuhkan ketika substrat membawa banyak gugus fungsi yang rentan.
- Persiapan diol vicinal sebagai bahan antara, karena produk dihidroksilasi sering menjadi titik cabang menuju epoksida, asetonida, maupun pemutusan oksidatif lanjutan.
- Riset kimia proses skala laboratorium, sebab bentuk larutan berair memudahkan penakaran volumetrik yang konsisten dan mengurangi kesalahan penimbangan padatan higroskopis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7529-22-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Oxidation [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 25mL dan 500mL |
| Bentuk fisik | larutan berair 50% dalam air, sekitar 4,8 mol/L sesuai keterangan produk |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan tertutup rapat, hindari pembekuan serta paparan panas berlebih |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari bahan yang mudah terbakar serta zat pereduksi kuat karena reagen ini bersifat oksidatif. Gunakan pipet atau syringe bersih setiap kali menakar dan jangan mengembalikan larutan yang sudah keluar ke botol asal untuk mencegah kontaminasi. Kerjakan penakaran di dalam lemari asam sambil mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Bersihkan segera bila terjadi tumpahan dan bilas area kerja dengan air.
—
