Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3063-94-3

1,1,1,3,3,3-Hexafluoroisopropyl Methacrylate (stabilized with MEHQ) TCI M0988

1,1,1,3,3,3-Hexafluoroisopropyl Methacrylate (stabilized with MEHQ) TCI M0988

Identitas Kimia

No. CAS
3063-94-3
PubChem
CID 76469·SID 87572965
Rumus molekul
C7H6F6O2
Berat molekul
236.11 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,1,1,3,3,3-hexafluoropropan-2-yl 2-methylprop-2-enoate
SMILES
CC(=C)C(=O)OC(C(F)(F)F)C(F)(F)F
InChIKey
FMQPBWHSNCRVQJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.035.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.035.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0988 1,1,1,3,3,3-Hexafluoroisopropyl Methacrylate adalah monomer metakrilat yang gugus esternya membawa fragmen heksafluoroisopropil, yaitu rantai yang seluruh posisi metilnya telah tergantikan oleh atom fluor. Monomer ini distabilkan dengan penghambat polimerisasi MEHQ agar tidak berpolimerisasi sendiri selama penyimpanan dan pengiriman. Di laboratorium ilmu material dan polimer, bahan ini digunakan untuk membangun polimer berfluorinasi tinggi, baik sebagai homopolimer maupun sebagai komonomer yang disisipkan untuk mengubah sifat permukaan dan sifat optik dari suatu sistem polimer akrilat.

Alasan utama pemilihan monomer ini adalah pengaruh kuat atom fluor terhadap sifat polimer yang dihasilkan. Kehadiran gugus heksafluoroisopropil menurunkan energi permukaan sehingga lapisan yang terbentuk cenderung menolak air dan minyak, sekaligus menurunkan indeks bias yang sangat dibutuhkan pada aplikasi optik seperti selubung serat optik. Polimer berfluorinasi juga umumnya menunjukkan ketahanan kimia dan kestabilan termal yang baik. Gugus metakrilatnya tetap reaktif terhadap polimerisasi radikal konvensional maupun teknik polimerisasi terkendali, sehingga arsitektur polimer dapat dirancang sesuai kebutuhan penelitian.

Laboratorium riset polimer, laboratorium rekayasa material, dan kelompok riset pelapis di universitas serta lembaga penelitian Indonesia merupakan pengguna khas monomer ini. Kemasan 5g dan 25g cocok dengan pola penelitian polimer skala laboratorium yang biasanya mengerjakan polimerisasi dalam labu kecil, sekaligus menjaga agar monomer tidak tersimpan terlalu lama setelah segel kemasan dibuka.

  • Sintesis polimer berenergi permukaan rendah, karena gugus heksafluoroisopropil membuat lapisan hasil polimerisasi menolak air maupun minyak dengan efektif.
  • Pembuatan material optik berindeks bias rendah, sebab kandungan fluor yang tinggi menurunkan indeks bias sehingga sesuai untuk selubung pemandu gelombang cahaya.
  • Kopolimerisasi dengan akrilat konvensional, mengingat penyisipan komonomer berfluorinasi dapat menyetel sifat permukaan tanpa mengorbankan keseluruhan sifat mekanik polimer.
  • Riset pelapis tahan bahan kimia, karena ikatan karbon–fluor yang kuat memberikan ketahanan baik terhadap pelarut, asam, dan kondisi lingkungan yang agresif.
  • Studi polimerisasi radikal terkendali, sebab gugus metakrilat kompatibel dengan berbagai teknik modern yang menghasilkan polimer dengan distribusi bobot molekul sempit.

Merek TCI
Nomor CAS 3063-94-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 5g dan 25g
Bentuk fisik cairan yang distabilkan dengan penghambat MEHQ
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, gelap, dan tertutup rapat; hindari panas yang dapat memicu polimerisasi dini

Monomer metakrilat berpotensi berpolimerisasi sendiri bila terpapar panas, cahaya, atau radikal bebas, sehingga penyimpanan di tempat sejuk dan gelap merupakan keharusan. Jangan menghilangkan penghambat MEHQ kecuali memang diperlukan tepat sebelum polimerisasi dijalankan, dan jangan menyimpan monomer yang sudah dibebaskan penghambatnya. Karena penghambat memerlukan oksigen terlarut agar bekerja, hindari penyimpanan jangka panjang dalam kondisi bebas udara sepenuhnya. Kerjakan penakaran di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta jauhkan dari inisiator radikal.

  • Peng dkk. (1994). Miscibility of poly(2-fluoroethyl methacrylate) and poly(1,1,1,3,3,3-hexafluoroisopropyl methacrylate) with various polymethacrylates. Polymer doi:10.1016/0032-3861(94)90349-2
  • Papadopoulou dkk. (2012). Thermodynamic characterization of poly(1,1,1,3,3,3-hexafluoroisopropyl methacrylate) by inverse gas chromatography. Journal of Chromatography A doi:10.1016/j.chroma.2012.01.055
  • Nuhn dkk. (2014). RAFT-polymerized poly(hexafluoroisopropyl methacrylate)s as precursors for functional water-soluble polymers. Polymer Chemistry doi:10.1039/c3py01630g

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.