TCI M1071 adalah Monocaprylin, yaitu monogliserida yang tersusun dari gliserol dan satu molekul asam kaprilat berantai delapan karbon. Senyawa ini tergolong lipid sederhana dengan struktur amfifilik: bagian gliserol bersifat polar karena memiliki dua gugus hidroksil bebas, sedangkan rantai asam lemaknya bersifat nonpolar. Di laboratorium ilmu hayati, monoasilgliserol seperti ini digunakan sebagai bahan uji aktivitas antimikroba, sebagai komponen model membran, sebagai pengemulsi dalam penyiapan formulasi, serta sebagai senyawa pembanding pada analisis profil lipid menggunakan kromatografi.
Karakteristik yang menonjol adalah panjang rantai asilnya yang sedang. Rantai C8 menghasilkan keseimbangan hidrofilik-lipofilik yang berbeda dari monogliserida rantai panjang, sehingga monokaprilin cenderung lebih mudah terdispersi dalam sistem berair dan menunjukkan aktivitas permukaan yang khas. Sifat inilah yang menjadi dasar ketertarikan peneliti pada aktivitas antimikrobanya, karena monogliserida rantai sedang diketahui mampu berinteraksi dengan membran lipid mikroorganisme. Adanya dua gugus hidroksil bebas pada gliserol juga membuka peluang derivatisasi kimia, misalnya asilasi lanjutan untuk menyiapkan di- atau triasilgliserol dengan komposisi yang dikehendaki pada penelitian lipidomik.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset teknologi pangan, mikrobiologi terapan, farmasi, dan bioteknologi. Topik seperti pengawet alami berbasis lipid, sistem pengantaran bahan aktif, dan karakterisasi emulsi merupakan bidang yang berkembang di berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset. Kemasan 1 gram dan 5 gram sangat sesuai untuk penelitian skala laboratorium, karena percobaan lipid umumnya hanya memerlukan bahan dalam jumlah miligram sampai gram, sehingga mutu bahan tetap terjaga selama masa pemakaian.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 16
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 63
- Uji aktivitas antimikroba lipid rantai sedang, karena monogliserida C8 dikenal berinteraksi dengan membran sel mikroorganisme sehingga menjadi model penelitian yang banyak dikaji.
- Standar pembanding analisis monoasilgliserol, sebab struktur dan panjang rantainya terdefinisi jelas sehingga membantu identifikasi puncak pada analisis kromatografi lipid.
- Penyiapan emulsi dan sistem dispersi laboratorium, mengingat sifat amfifiliknya menurunkan tegangan antarmuka antara fase minyak dan fase air secara efektif.
- Substrat penelitian enzim lipase dan esterase, karena ikatan esternya dapat dihidrolisis secara enzimatis sehingga aktivitas enzim mudah dipantau secara kuantitatif.
- Bahan penyusun sistem pengantaran lipid pada riset farmasi, sebab monogliserida sering dipakai menyusun matriks pembawa untuk bahan aktif yang sukar larut air.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk M1071 |
|---|---|
| Nomor CAS | 26402-26-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | monogliserida berbentuk padatan hingga semi padat menyerupai lilin pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan sejuk dan kering, terlindung dari cahaya, wadah tertutup rapat |
Simpan monokaprilin di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di lemari pendingin bahan kimia sesuai anjuran pada label, dengan wadah tertutup rapat agar terlindung dari kelembapan dan oksigen udara. Lipid bersifat rentan terhadap penyerapan air dan kontaminasi mikroba, sehingga gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan serta hindari mengembalikan sisa bahan ke wadah induk. Bila bahan disimpan dingin, biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun di dalam botol. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium selama penanganan, dan beri label jelas pada setiap larutan induk yang disiapkan.
- Nair dkk. (2004). Inactivation of Enterobacter sakazakii in Reconstituted Infant Formula by Monocaprylin. Journal of Food Protection doi:10.4315/0362-028x-67.12.2815
- Zong dkk. (2022). Intensified synthesis of glycerol monocaprylin using ionic liquids by temperature-responsive esterification. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/j.molliq.2022.119255
- Nair dkk. (2004). Inactivation of Escherichia coli O157:H7 and Listeria monocytogenes in milk by caprylic acid and monocaprylin. Food Microbiology doi:10.1016/j.fm.2004.01.003
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
