Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 18908-20-8

(2-Methyl-2-propenyl)succinic Anhydride TCI M1123

(2-Methyl-2-propenyl)succinic Anhydride TCI M1123

Identitas Kimia

No. CAS
18908-20-8
PubChem
CID 225375·SID 87573087
Rumus molekul
C8H10O3
Berat molekul
154.16 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(2-methylprop-2-enyl)oxolane-2,5-dione
SMILES
CC(=C)CC1CC(=O)OC1=O
InChIKey
ANPMHDUGFOMMJJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 7.102.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 7.102.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1123 (2-Methyl-2-propenyl)succinic Anhydride adalah anhidrida suksinat yang membawa rantai samping metalil tak jenuh pada kerangka empat karbonnya. Struktur ini menggabungkan dua pusat reaktif yang sangat berbeda watak dalam satu molekul: cincin anhidrida siklik yang sangat elektrofilik dan ikatan rangkap terminal yang dapat ikut dalam reaksi radikal maupun adisi. Di laboratorium, senyawa semacam ini berperan sebagai penghubung dua dunia, yaitu kimia organik konvensional dan kimia polimer, karena satu ujungnya bisa diikatkan pada amina atau alkohol sementara ujung lainnya tetap tersedia untuk pembentukan jaringan.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah reaktivitas cincin anhidrida yang tinggi terhadap nukleofil. Reaksi dengan amina primer menghasilkan asam amat yang dapat ditutup menjadi imida, sedangkan reaksi dengan alkohol menghasilkan setengah ester yang menyisakan gugus karboksilat bebas untuk fungsionalisasi lanjutan. Gugus metalil yang tersisa bersifat alkena tersubstitusi sehingga dapat diikutkan dalam polimerisasi radikal, reaksi tiol-ena, maupun hidrosililasi. Kombinasi ini memberi peneliti kendali bertahap: satu gugus direaksikan lebih dahulu tanpa mengganggu gugus lainnya, sebuah keunggulan penting dalam perancangan monomer dan pengubah permukaan.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, bahan ini banyak diminati pada riset material polimer, pelapis, perekat, dan bahan penyalut yang dikerjakan di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Kemasan 25 g sesuai untuk kerja eksploratif, misalnya penyiapan seri monomer termodifikasi atau pengujian pengaruh gugus samping terhadap sifat mekanis film. Ukuran kemasan yang ringkas juga membantu menjaga kesegaran bahan, mengingat anhidrida bersifat peka terhadap kelembapan udara yang cukup tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia.

  • Sintesis imida tersubstitusi melalui reaksi dengan amina primer, karena cincin anhidrida membuka dengan cepat dan penutupan cincin imida berlangsung tanpa memerlukan pereaksi kopling tambahan.
  • Pembuatan setengah ester berfungsi ganda, sebab reaksi dengan alkohol menyisakan gugus karboksilat bebas yang berguna sebagai titik ikat untuk modifikasi molekul berikutnya.
  • Modifikasi resin dan polimer sebagai pengubah gugus samping, karena ikatan rangkap metalil memungkinkan penggabungan ke rantai polimer melalui polimerisasi radikal atau reaksi tiol-ena.
  • Penyiapan monomer untuk kopolimerisasi, sebab molekul ini menyumbang gugus anhidrida polar yang meningkatkan adhesi dan kompatibilitas pada material hasil kopolimer.
  • Fungsionalisasi permukaan partikel dan serat pada riset komposit, karena gugus anhidrida bereaksi langsung dengan gugus hidroksil maupun amina yang ada di permukaan material.

Merek TCI
Nomor CAS 18908-20-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik bahan berwujud padatan rendah titik leleh hingga cairan kental; periksa keterangan lot pada label kemasan
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan sesuai anjuran pada label produsen

Anhidrida bersifat mudah terhidrolisis, sehingga wadah harus selalu ditutup rapat segera setelah digunakan dan sebaiknya disimpan di dalam desikator atau lemari kering. Hindari penyimpanan di dekat wastafel, penangas air, atau ruangan tanpa pendingin yang lembap. Gunakan spatula dan wadah yang benar-benar kering saat menimbang, dan bila memungkinkan lakukan pemindahan bahan di bawah aliran gas inert. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, karena anhidrida dapat mengiritasi kulit, mata, serta saluran pernapasan. Kerjakan penimbangan dan reaksi di dalam lemari asam, lalu buang sisa bahan melalui jalur limbah kimia yang berlaku.

—