2-Methyl-4,5-diphenyloxazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur molekuler kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori heterocyclic building blocks, yang merupakan komponen dasar dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk menghasilkan senyawa dengan struktur cincin heterosiklik, seperti dalam sintesis obat, bahan kimia industri, dan senyawa organik lainnya.
Karakteristik utama dari 2-Methyl-4,5-diphenyloxazole adalah struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi kondensasi, sehingga sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan fleksibilitas. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam hal keberagaman aplikasi, karena dapat digunakan dalam berbagai jenis reaksi kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini menjadi pilihan utama bagi peneliti dan ilmuwan yang bekerja di bidang kimia organik. Karena tersedia dalam berbagai varian kemasan, senyawa ini memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen, baik untuk penelitian dasar maupun aplikasi industri.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik dengan struktur cincin heterosiklik untuk pengembangan obat baru.
- Reaksi kimia dalam pembuatan bahan kimia industri seperti pewarna dan bahan plastik.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa heterosiklik dalam berbagai kondisi kimia.
- Pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tinggi.
- Penggunaan dalam reaksi kondensasi untuk pembentukan senyawa kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14224-99-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan cahaya langsung karena dapat memengaruhi stabilitas senyawa. Penggunaan harus dilakukan di area laboratorium yang terkontrol, dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan kacamata. Pastikan proses penanganan dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
